Kang Dedi
Kang Emil

Intensif RT dan RW di Bandung Barat naik tiga kali lipat

Pemerintahan  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 21:45:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Intensif RT dan RW di Bandung Barat naik tiga kali lipat
RMOLJabar. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menaikan uang Insentif bagi Ketua RT dan RW mulai triwulan IV tahun 2017 tiga kali lipat. Jika sebelumnya Ketua RT hanya menerima insentif sebesar Rp 25.000 per bulan sekarang naik jadi Rp 75.000 per bulan, dan Ketua RW dari Rp 75.000 menjadi Rp 150.000 per bulan.

"Sudah lama insentif Ketua RT dan RW tidak dinaikan. Kenaikan hasil kesepakatan dengan DPRD KBB," kata Bupati Abubakar seusai menghadiri kegiatan Kunjungan Safari KB dan Pembinaan RT/RW di Gedung Abadihass Lembang, Selasa (14/11) siang.

Menurutnya, tugas Ketua RT dan RW  cukup berat, terutama dalam menghadapi Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) 2018. Mereka harus mendukung keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing sehingga sepantasnya jika intensif yang didapat naik.

"Insentif ini hanya bentuk pengakuan saja, sifatnya stimulan. Dari sisi ekonomi memang kecil, tapi kalau ditotal se-KBB anggaran bantuan keuangan untuk kinerja ketua RT dan RW sangat besar," tuturnya.

Bupati menyebut, berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, untuk tahun 2016 ada sebanyak 8.911 ketua RT dan 2.350 ketua RW yang mendapat bantuan keuangan. Sedangkan tahun 2017 ada 8.983 ketua RT dan 2.377 ketua RW yang mendapat bantuan.

"Pencairan insentif pada triwulan IV (Oktober, November dan Desember,red) dibayarkan sekaligus. Belum ada rencana untuk pencairan tahun depan perbulan atau tetap sama per triwulan. Baru gaji aparat desa yang dibayarkan setiap bulan," tandasnya.

Insentif yang diterima  ketua RT dan RW, lanjut bupati bisa double. Selain dalam bentuk bantuan keuangan khusus, juga bisa dari alokasi dana desa (ADD). Sesuai aturan 30 persen ADD dialokasikan untuk operasional salah satunya insentif RT dan RW, sedangkan 70 persennya untuk fisik. [gus]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00