Kang Dedi
Kang Emil

Sensasi Teriakan Pedas Ala Nasi Gorowok

Ragam  RABU, 15 NOVEMBER 2017 , 08:45:00 WIB | LAPORAN: DINI YUSTIANI

Sensasi Teriakan Pedas Ala Nasi Gorowok
RMOLJabar.  Fakta bahwa orang Indonesia gemar makan nasi dan olahan pedas memang tak terbantahkan lagi. Meski beragam olahan asing muncul, penikmat kuliner berlidah lokal selalu mencari nasi dan sambal saat bersantap besar. Dengan alasan itu pula, kini banyak dijumpai ragam olahan berbasis nasi pedas, termasuk kudapan yang menggelegar di lidah.

Tak kalah sensasional dengan konsep street food alias kakilima pinggir jalan, di hotel kita juga bisa dijumpai aneka makanan super pedas. Terlebih untuk menu yang bebahan nasi, pasti orang-orang lebih antusias untuk memesannya. Baik di saat santap siang, sore atau menghangatkan udara malam Kota Bandung.

Untuk mengganjal perut dengan kuliner mumpuni, Anda yang sedang berburu nasi olahan juga bisa mendapatkan bonus lebih saat menyambangi V hotel Bandung. Terletak di Terusan Setrawangi, hotel bujet ini memanjakan para tamunya dengan keberadaan Kedai Rimbun yang terletak di lantai dua hotel tersebut.

Namun pengalaman bersantap terasa kurang komplet jika tak dilengkapi suasana yang nyaman. Saat membuai perut dengan andalan olahan nasi pedas, di tempat ini juga  pengunjung digiring sejenak terjauh dari hiruk pikuk perkotaan. Sejuk, rimbun dan sangat terasa atsmosfer tropisnya. Tak berlebihan jika para tamu dibuat betah dan enggan beranjak dari tempat duduknya.

Apalagi jika di meja sudah terhidung sepiring nasi gorowok sebagai santapan utama. Menu jawara ini memang mengadaptasi nasi rempah khas Indonesia. Sah juga jika ini diklaim sebagai nasi goreng pedas. Nama gorowok sendiri, diambil dari istilah bahasa sunda yang bermakna teriak atau berteriak. Ini menjadi isyarat, saat menyantapnya, Anda pasti akan dibuat berteriak lantaran pedas yang membakar lidah.

Nasi gorowok sendiri, dipetik dari nasi goreng kampung ala sunda. Di dalamnya ada komposisi sambal goang yang dibubuhi rempah Indonesia. Antara lain cabai rawit yang dipadukan dengan bawang putih, kencur serta cabai hijau. Setelah ditumis matang, baru nasi dimasukan dan diaduk sampai kalis dan matang.

Sementara untuk pelengkapnya, ada rempeyek, tempe mendoan, ayam goreng pejantan, acar dan potongan sayur. Di sela-sela menikmati pedas menantang dari nasi gorowok, cita rasa di lidah pun terasa lebih variatif dengan sensasi renyah rempeyek, tempe mendoan dan ayam goreng pejantan nan gurih.

"Di tempat ini nasi gorowok menjadi nasi olahan yang paling digandrungi. Pengolahan dan bumbunya sangat sederhana, karena kami ingin memunculkan cita rasa pedasnya dengan utuh dan rempahnya terasa maksimal di lidah," ujar Executive Chef V Hotel, Roni Krisna.

Nasi gorowok, bukan satu-satunya hidangan pedas disini. Untuk memanaskan suasana, ada pula menu nasi bakar mercon. Seperti layaknya, nasi olahan ini pedasnya meledak di lidah. Sumber rasa pedas ini terdapat dari tumbukan cabai rawit domba, yang dipadukan dengan bawang putih, bawang merah, kencur serta sayuran kemangi.

"Bumbu racikan bawang dan cabai rawit domba ini kemudian disatukan dengan daun kemangi. Ditumis sampai keluar aromanya, lalu diberi cincang daging sapi. Cara penyajiannya, sama dengan nasi timbel. Digulung menggunakan daun, lalu dipotong menjadi dua bagian. Sementara untuk temannya, ada ayam,  tahu, tempe dan lalapan," tambah Roni. [gus]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00