Kang Dedi
Kang Emil

Kongres GMNI Harus Lahirkan Gagasan Kebangsaan dan Strategi Perjuangan Sesuai Zaman

Politik  KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 , 19:06:00 WIB | LAPORAN: LANNIE RACHMAN

Kongres GMNI Harus Lahirkan Gagasan Kebangsaan dan Strategi Perjuangan Sesuai Zaman
RMOLJabar. Kongres Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) XX harus menjadi momentum konsolidasi gagasan kebangsaan dan perumusan strategi taktik perjuangan yang relevan dengan zaman untuk mempersiapkan diri pada konstalasi persaingan global kedepan.

Dalam kongres bertema "Meneguhkan Masa Depan Indonesia Berdasarkan Pancasila di Era Asia Pasifik ini terungkap bahwa saat ini, bangsa Indonesia sedang berada di tengah-tengah dinamika perubahan dunia yang diakibatkan oleh pergeseran pertumbuhan dunia dari era Atlantik menuju era Asia Pasifik.

"Ini merupakan realitas perkembangan teknologi yang tidak terbendung dan gejala gelombang arus keuangan," kata Ketua Komunitas Aksara Indonesia Muda, Ilham Faturohman, dalam keterangan tertulisnya kepada RMOLJabar, Kamis(15/11).

Ketua DPC GMNI Bandung periode 2012-2014 ini mengungkapkan perkembangan konstalasi tersebut mau tidak mau akan memodifikasi kehidupan, baik di bidang politik, hukum, ekonomi dan internalisasi ideologi di masyarakat.

Disisi lain, imbuhnya, realitas kehidupan berbangsa dan bernegara hari ini masih banyak tantangan seperti menjalarnya politik identitas dan sektarian di dunia politik, maraknya korupsi dan konflik agraria. Oleh karena itu, kata dia,  GMNI sebagai bagian penting dari bangsa, harus segera mematangkan adaptasi diri dengan perkembangan zaman.

"Caranya adalah dengan melakukan kaderisasi yang massif dan efektif, gerakan politik dan sosial yang dipadukan dengan penggunaan teknologi informasi yang maksimal untuk membangun opini dan gagasan. Selain itu harus digiatkan kerja pembasisan ideologi di kampus-kampus, penguatan sinergisitas korps, kajian kritis dan programatik terhadap pemerintah lalu memperkuat tradisi keilmuan dan militansi kader dalam agenda advokasi pengorganisiran kaum marhaen," kata Ilham.

Atas dasar itu, Ilham menyatakan siap mencalonkan diri sebagai Ketua Presidium dalam Kongres ke XX kali ini. GMNI, cetusnya, harus menegaskan diri sebagai organisasi perjuangan dan resource kepemimpinan bangsa.

Sehingga, kata dia,  ke depan dengan perjuangan bersama, GMNI menjadi organisasi yang paling siap menghadapi perubahan zaman dan mengisi peran2 strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menyelamatkan kaum marhaen dan ikut membawa indonesia menuju kejayaan

"Indonesia mempunyai peluang untuk mengambil manfaat sebesar mungkin demi kemakmuran rakyat dalam konstalasi global di era asia pasifik dengan memiliki potensi maritim, kawasan strategis lalu lintas perdagangan, sumber daya alam, pancasila sebagai dasar negara dan semangat Konferensi Asia afrika di Bandung dengan gagasan kemanusiaan,kesetaraan, dan tata dunia baru," tandasnya. [nif]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00