Tak Becus Kawal Perda, PMII Kota Bogor Tuntut Kasatpol PP Dipecat

Pemerintahan  SELASA, 21 NOVEMBER 2017 , 22:30:00 WIB | LAPORAN: IVAN NURDIN

Tak Becus Kawal Perda, PMII Kota Bogor Tuntut Kasatpol PP Dipecat
RMOLJabar.  Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor, kembali unjuk rasa, di Jalan Ir Juanda, Kota Bogor, Selasa (21/11)

Dalam orasinya, PMII menginginkan hal yang sama yakni meminta Kasat Pol PP Kota Bogor di copot dari jabatannya, karena dinilai tidak bisa menjalankan Perda dengan baik.

Tak hanya itu, mereka melihat spanduk-spanduk liar yang mengotori keindahan Kota Bogor masih terpampang bebas. Namun, hal itu tidak ditindak oleh Sat Pol PP.

Ketua Koordinator PMII, Fahrizal mengungkapkan, kembalinya melakukan demo ini, karena lanjutan demo dari sebelumnya.

Kami kemarin mengkritisi soal ketertiban umum, tapi nyatanya setelah kami kasih waktu satu bulan tidak ada perubahan apa-apa. Keindahan Kota Bogor tercoreng akibat ketertiban umum yang tidak di tindak dengan tegas oleh Sat Pol PP,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, soal pembangunan tanpa IMB yang masih banyak mengakar di Kota Bogor.

Terakhir pembangunan Transmart Yasmin yang tidak ada IMB-nya. Enggak mungkin Sat Pol PP beserta jajaran tidak tahu atas kejadian itu. Artinya, ada pendiaman dari Sat Pol PP,” ujarnya.

Bukan hanya Sat Pol PP saja yang menjadi sasaran demo kali ini, DPRD Kota Bogor pun menjadi sorotan bagi PMII. Menurut Fahrizal, DPRD yang memiliki tugas kontroling, tapi tidak digunakan apa-apa, sehingga banyak bangunan tanpa IMB masih menjamur di Kota Bogor.

Kami menginginkan kinerja DPRD ditingkatkan, buat apa membangun gedung tapi menyakitkan rakyat. Kejadian ini bukan kejadian pertama, pasti sering terjadi. Kami menginginkan bangunan tanpa IMB ini menjadi PR dan tidak terulang lagi. Ini kenapa kok DPRD, Wali Kota, Kasat Pol PP beserta jajaran diam aja,” tanyanya.

Dengan adanya kejadian tersebut, dirinya menduga didalamnya ada praktek suap atas pembangunan tanpa IMB tersebut. Ia menegaskan, dalam mendirikan bangunan itu sudah jelas-jelas ada didalam Undang-Undang pembangunan yang menyebutkan harus ada IMB-nya dulu sebelum membangun, jika tidak ada ya di bongkar, tegasnya. [gus]

Komentar Pembaca
Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB
Jatuh Sakit, Wagub Uu Jalani Operasi

Jatuh Sakit, Wagub Uu Jalani Operasi

Peristiwa17 November 2018 04:35

Dewan Prihatin Sekda Kab Tasik Ditahan

Dewan Prihatin Sekda Kab Tasik Ditahan

Politik15 November 2018 20:51

Nominal Bantuan PKH Tahun 2018 Berkurang

Nominal Bantuan PKH Tahun 2018 Berkurang

Ragam17 November 2018 18:19

Lambang Maung Bodas Di PJU Kok Dicopot?

Lambang Maung Bodas Di PJU Kok Dicopot?

Peristiwa16 November 2018 16:08

Korupsi Dana Hibah, Sekda Kab Tasik Ditahan Polda Jabar
PLTA Cirata Masuki Usia 30 Tahun

PLTA Cirata Masuki Usia 30 Tahun

Ragam21 November 2018 15:48

Gempungan, Ikhtiar Pemkab Sejahterakan Rakyat

Gempungan, Ikhtiar Pemkab Sejahterakan Rakyat

Pemerintahan21 November 2018 15:33

Bawaslu Ajak ASN Awasi Pemilu

Bawaslu Ajak ASN Awasi Pemilu

Politik21 November 2018 15:18

ASN Tak Netral, Fahmi Belum Dapat Rekomendasi Bawaslu
Bawaslu Awasi DPT Ganda

Bawaslu Awasi DPT Ganda

Politik21 November 2018 14:47