Kang Dedi
Kang Emil

Munaslub Golkar, Siapapun Ketumnya Dedi Mulyadi Sekjendnya!

Politik  SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 14:43:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Munaslub Golkar, Siapapun Ketumnya Dedi Mulyadi Sekjendnya!
RMOLJabar. Menyusul menguatnya agenda Munaslub Partai Golkar, sejumlah nama yang digadang-gadang bakal menggantikan Setya Novantp mulai bermunculan. Selain Airlangga Hartarto ada nama tokoh muda Golkar, Aziz Syamsuddin.

Di luar itu, muncul usulan dari sejumlah kader Golkar di daerah khususnya di Jawa Barat. Para kader Golkar di tanah Pasundan itu menginginkan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjadi Sekjend DPP Partai Golkar. Siapapun ketua umumnya!

"Kita berharap Munaslub berjalan lancar sesuai dengan konstitusi partai. Namun demikian, kita sebagai kader di daerah menginginkan Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Kang Dedi Mulyadi menjadi Sekjen DPP, siapapun ketua umumnya," ujar Wakil Sekrtaris Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Sapei kepada RMOL Jabar, Sabtu (2/12).

Ia menganggap Dedi Mulyadi sebagai representasi Golkar di Jawa Barat. Tidak berlebihan kiranya jika Bupati Purwakarta itu mendampingi ketua umum hasil musyawarah tertinggi partai berlambang pohon beringin itu.

Dihubungi terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Sarif Hidayat terkait dengan dipasangkannya Aziz Syamsuddin sebagai Ketua Umum dan Dedi Mulyadi sebagai Sekjen DPP Golkar mengatakan, jika itu merupakan hasil musyawarah yang konstitusional, pihaknya sebagai kader di daerah akan mengikuti hasilnya.

"Dua-duanya kader muda terbaik Golkar, layak. Apalagi jika itu hasil musyawarah sesuai konstitusional partai kita di daerah pasti dukung," singkatnya.

Mengulas kebelakang, melihat dari hasil Munaslub Partai Golkar di Bali tahun 2016, kandidat dari kalangan generasi muda yang layak dan pantas sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto adalah Aziz Syamsuddin yang ketika itu menempati urutan ke 3 dengan perolehan 48 suara setelah Ade Komarudin 173 suara, di bawah  Novanto yang memperoleh 277 suara.

Sementara, calon lain seperti Syahrul Yasin Limpo memperoleh 27 suara, disusul Airlangga Hartarto 14 suara,  Mahyudin 2 suara, Priyo Budi Santoso 1 suara, dan Indra Bambang Utoyo 1 suara. [bon]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00