Jelang 2018, Indonesia Masih Krisis Air

Peristiwa  KAMIS, 07 DESEMBER 2017 , 13:53:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Jelang 2018, Indonesia Masih Krisis Air
RMOLJabar. Badan Geologi melaui Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan menyebutkan beberapa wilayah di Indonesia mengalami krisis air. Krisis ini terjadi dikarenakan dari sisi air tanah sulit untuk didapatkan.

Demikian dikatakan Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Andiani usai membuka Kolokium Hasil Kegiatan Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan di Auditorium Geologi, Bandung, Kamis (7/12).

"Kalau dibilang krisis di beberapa wilayah memang mengalami sulit air karena memang dari sisi air tanahnya sulit di dapatkan. Tetapi untuk Pulau Jawa mudah-mudahan tidak," kata Andiani.

Dikatakannya, untuk mengetahui sulit atau tidaknya daerah mendapatkan air.Badan Geologi telah melakukan peta hidrogeologi air tanah pada skala 1:250.000 di seluruh Indonesia.

"Nanti bisa dilihat apakah daerah itu punya potensi air atau tidak," ujarnya.

Akan tetapi, lanjut Andiani, Badan Geologi belum seluruhnya wilayah Indonesia dilakukan peta hidrogeologi. Hingga akhir tahun 2017 ada beberapa daerah yang belum selesai dilakukan peta hidrogeologi.

"Memang kita sedang percepatan menyelesaikan kewajiban kita untuk membuat peta hidrogeologi di seluruh Indonesia," jelasnya.

Dia menambahkan, target peta hidrogeologi harusnya tahun 2017 atau 2018 selesai. Peta ini penting untuk untuk pembangunan di provinsi seluruh Indonesia.

"Ini kan diperlukan oleh daerah dalam rangka sebagai salah satu sumber daya yang dimanfaatkan untuk pembangunan di provinsi," tandasnya. [bon]

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno