DPC PPP Kab Tasik Kecewa Sikap Emil

Politik  KAMIS, 07 DESEMBER 2017 , 15:11:00 WIB | LAPORAN: IRPAN WAHAB

DPC PPP Kab Tasik Kecewa Sikap Emil
RMOLJabar. Kabupaten Tasikmalaya, sebagai lumbung suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jawa Barat tidak rela jika  Ridwan Kamil (Emil) berdampingan bukan dengan kader partai berlambang Ka'bah dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Maka dari itu, DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya mendesak DPP PPP segera mengambil sikap.

"Kami mendesak kepada DPP PPP untuk mengambil langkah politik supaya ada kejelasan," kata Ketua DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melalui sambungan telepon, Kamis (7/12).

Cecep bahkan mempertanyakan alasan tentang penundaan pengambilan keputusan Emil. Karena PPP sudah memutuskan mendukung Ridwan Kamil, pihaknya telah mempersiapkan kader yang sudah menunjukkan trend positif baik dari popularitas ataupun elektabikitas.

"Kader partai yang sejauh ini sudah bersosialisasi di 27 Kabupaten Kota dan hari ini sudah menunjukan trend baik dan grafiknya baik untuk masuk ke Jabar dua, jadi harusnya tanpa berbasa basi lagi, kita sudah berikan 9 kursi bahkan mendekati 50 persen sebagai persyaratan," tutur Cecep.

Ancaman keluar dari Koalisi pengusung Ridwan Kamil dalam Pilgub Jabar bila hingga batas waktu 25 Desember tidak memilih Kader PPP dalam hal ini Uu Ruzhanul Ulum, kata Cecep sebagai tindakan tegas dari partai.

Disinggung soal niatan Eml melakukan konvensi memilih Bakal Calon Gubernur dari partai Koalisi yakni Golkar, PPP dan PKB, Cecep menilai itu merupakan langkah aneh.

"Menurut saya aneh, kalaupun Pak Uu ini bukan kader partai pengusung boleh aja kemudian dia melakukan pencarian diluar kader partai. Alasan akademik apalagi mengulur ngulur begitu" papar Cecep.

Cecep mengharapkan Ridwan Kamil segera untuk memutuskan dan mendeklarasikan diri  berpasangan dengan kader PPP Uu Ruzhanul Ulum.

"Betul, seolah kerja kita tidak dilirik. Tolong juga jangan bikin yang di daerah marah-marah. Putuskan segera tidak ada alasan lain.  Kita sudah bekerja dan hasilnya sudah ada, " pungkas Cecep. [nif]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00