HAKI, Ini Isi Pidato Pelajar Purwakarta Tentang Korupsi

Hukum  KAMIS, 07 DESEMBER 2017 , 16:31:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

HAKI, Ini Isi Pidato Pelajar Purwakarta Tentang Korupsi
RMOLJabar. Sejumlah pelajar tampak berapi-api ‎saat berpidato soal korupsi. Hal itu terlihat pada lomba pidato memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2017 yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Kamis (7/12).

Dalam pidatonya, peserta juga mengungkit kasus dugaan korupsi KTP elektronik dan mengkritik para pejabat yang terlibat kasus korupsi tersebut.

"Betapa teganya para pejabat itu mengkorupsi anggaran KTP. KTP itu sebagai identitas kita sebagai warga negara, tapi dikorupsi oleh para pejabat sehingga kita kesulitan mendapat KTP," ujar ‎Hana Alpina (16) siswa SMA Negeri Plered.

Ia menitik beratkan agar korupsi diberangus siapapun pelakunya sehingga Indonesia bisa maju dan sejahtera dan uang negara termanfaatkan dengan baik.

"Korupsi KTP ini merusak warga negara karena menghalangi kita mendapat kartu identitas kependudukan," ujar Hana.

Hal senada dikatakan Fitri Solihh (15) dari SMA Negeri Wanayasa. Ia mengkritik perilaku korupsi di Indonesia yang membuat Indonesia tercemar di dunia internasional. "Bikin malu banget, gara-gara pejabat korup, Indonesia jadi negara terkorup di dunia. Apalagi kemarin tuh kasus Setya Novanto (Setnov) korupsi KTP elektronik, sudah tahu tersangka tapi kok dia enggak sadar hukum," ujar Fitri.

Dari 20-an peserta yang hadir, hampir semua peserta mengkritik kasus korupsi KTP elektronik. Umumnya, mereka melihat tayangan televisi saat penangkapan Setya Novanto, tersangka kasus KTP elektronik.

"Mereka pada berdasi, pintar, tapi mereka enggak punya kesadaran bahwa korupsi yang mereka lakukan justru akan menghancurkan Indonesia, termasuk KTP elektronik," ujar Farida, peserta lainnya.

Sementara, Pelaksana tugas Kepala Kejari (Kajari) Purwakarta, Enen Saribanon mengaku bangga pada para peserta karena menguasai tindak pidana korupsi. Menurutnya, wawasan para peserta soal korupsi juga luas.

"Kejari Purwakarta hari ini menggelar lomba pidato soal korupsi diikuti pelajar se-Purwakarta dengan maksud pemahaman anti korupsi harus dimulai sejak dini. Dan tadi saya lihat mereka menguasai dan wawasannya luas, saya bangga," ujar Saribanon.

Pada peringatan hari anti korupsi‎ yang jatuh pada 9 Desember nanti, pihaknya akan membagikan selebaran berupa stiker, T-shirt dan PIN pada masyarakat diikuti dengan upaara peringatan anti korupsi.

"Pu‎ncaknya akan digelar lusa bersama seluruh pegawai dan bersama masyarakat," tandasnya. [nif]



Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno