Kang Dedi
Kang Emil

Sekda Kota Cirebon Berharap Masyarakat Waspadai Gejolak Harga Pangan

Pemerintahan  KAMIS, 07 DESEMBER 2017 , 15:47:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Sekda Kota Cirebon Berharap Masyarakat Waspadai Gejolak Harga Pangan
RMOLJabar. Ketua Harian Dewan Ketahanan Pangan kota Cirebon, Asep Dedi berharap kepada masyarakat agar mewaspadai gejolak yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan.

Menurut Asep Dedi, meski di Kota Cirebon ketersediaan pangan dan harga pasar masih relatif stabil dan aman, namun pihaknya menghimbau optimalisasi kerjasama tim dalam memantau dan mengawasi pasokan pangan.

"Perlu diwaspadai lonjakan harga pasar. Saat ini memang masih terkendali dan relatif stabil, namun harus terus di monitor.  Jangan sampai lonjakan harga pasar terjadi dan mempengaruhi inflasi daerah," kata Asep Dedi, Kamis (7/12).

Ia menambahkan, faktor cuaca juga perlu diantisipasi oleh para pelaku produksi dan Tim. Musim cuaca buruk akhir-akhir ini memungkinkan hasil pertanian berkurang. Disamping itu, proses pendistribusian pun tersendat.

Dikatakannya, terkait peredaran makanan dan minuman yang tidak sehat ia mengimbau agar masyarakat menghindari makanan/minuman kadaluarsa dan mengandung bahan pengawet.

"Makanan atau minuman yang mengandung pengawet tidak baik untuk kesehatan," ujarnya.

Asep mengakui lahan produksi pertanian di kota Cirebon, sudah banyak mengalami pergeseran fungsi dari lahan produksi pertanian menjadi perumahan dan bangunan.

Hal ini, kata dia, sulit dihindari, sehingga salah satu upaya yang dapat dilakukan Dewan Ketahanan Pangan adalah penguatan regulasi.

"Regulasi sedang dibahas. Kita memang berat menghindari atau bahkan menekan peningkatan jumlah peralihan fungsi lahan. Paling tidak, ada perda sebagai payung hukum terkait ketersediaan pangan," tukas Asep Dedi.

Disinggung soal pembiayaan, Sekda kota Cirebon ini mengklarifikasi bahwa anggaran tiap tahun ada tapi masih sangat minim.

"Pemkot hanya mampu sekitar 1-2 M mengalokasikan dari APBD tiap tahun, tapi itu relatif kecil untuk lahan pertanian," tandasnya. [nif]




Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00