Kang Dedi
Kang Emil

Prabowo Intruksikan Cawalkot Bandung Harus Murni Kader Gerindra

Politik  SENIN, 25 DESEMBER 2017 , 19:31:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Prabowo Intruksikan Cawalkot Bandung Harus Murni Kader Gerindra

Net

RMOLJabar. Dalam Pemilihan Wali Kota Bandung tahun 2018, Partai Gerindra tidak akan mengulangi kesalahan kembali dengan mengusung bakal calon yang bukan kader murni dari partai besutan Prabowo Subianto ini.

Hal tersebut disampaikan juga oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung Edy Haryadi ketika dihubungi oleh RMOLJabar. Senin (25/12).

Edy mengatakan, seluruh komponen Partai Gerindra dari mulai tingkat DPC dan DPD seluruh Indonesia sudah di intruksikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar calon kepala daerah yang akan maju dalam Pilkada Serentak haruslah kader murni.

"Kita DPD, DPC sudah diintruksikan bahwa yang menjadi bakal calon haruslah kader murni Partai Gerindra, oleh karena itu pada saat penjaringan siapapun yang dari luar harus menjadi kader dulu punya KTA," ujar Edy.

Karena salah salah satu persyaratan di dalam pendaftaran yang telah ditetapkan adalah calon tersebut haruslah mau menjadi kader dari Partai Gerindra.

"Siapapun yang direkomendasikan oleh pusat harus kader murni Gerindra itu ketentuannya sudah seperi itu," katanya.

Disamping itu, kader murni disini adalah seseorang yang sudah mengikuti pelatihan di Hambalang, dan itu menjadi salah satu pertimbangan agar calon tersebut bisa ditetapkan oleh DPP sebagai calon kepala daerah.

"Yang sudah mengikuti proses pelatihan di hambalang itu merupakan bagian dari pertimbangan," jelasnya.

Senada, Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kota Bandung Muhammad Al Haddad mengatakan, sebagai kader Partai Gerindra dirinya sangat menginginkan apabila calon yang akan diusung oleh Gerindra merupakan kader murni, sehingga loyalitas dan integritasnya pun tidak perlu diragukan lagi

"Sebagai kader partai saya mengunggkapkan pentingnya kader dalam upaya menjaga loyalitas partai dan integritas," kata Haddad.

Karena kata dia, seorang kader partai telah melewati beberapa proses, sehingga keberpihakan terhadap rakyat pun sudah teruji.

"Kita sebagai sayap partai sangat menginginkan kader murni karena darinya tidak perlu diragukan kembali keberpihakannya kepada rakyat," pungkasnya. [jar]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00