KPK Langsung Tahan Fredrich Di Pemeriksaan Perdana?

Hukum  KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 01:48:00 WIB

KPK Langsung Tahan Fredrich Di Pemeriksaan Perdana?
RMOLJabar. Setelah ditetapkan menjadi tersangka, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung mengagendakan pemeriksaan terhadap Pengacara Fredrich Yunadi.

Pemeriksaan perdana pengacara Setya Novanto itu dijadwalkan pada Jumat (12/1).

"Kami harap yang bersangkutan (Fredrich Yunadi) dapat memenuhi proses hukum, dapat hadir memenuhi panggilan tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1).

Sudah bukan rahasia umum, KPK beberapa kali menahan tersangka di hari pemeriksaan perdana. Lalu apakah hal itu juga berlaku kepada Fredrich? Febri belum bisa memastikannya.

Menurut dia, kehadiran Fredrich sangat penting guna mengklarifikasi kasus dugaan merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP yang disangkakan kepadanya.

"Jika memang ada tanggapan dan bantahan nanti bisa disampaikan oleh yang bersangkutan saat dirinya hadir memenuhi panggilan KPK tersebut," ujarnya.

Kuasa hukum Fredrich, Sapriyanto Refa mengatakan, surat panggilan dari KPK sudah diterima kliennya, Selasa (9/1).

"Setelah kita terima SPDP dan surat panggilan. Surat panggilan untuk menghadap pada hari Jumat. Hari Jumat tanggal 12 Januari (diperiksa) sebagai tersangka," kata Refa terpisah.

Walau begitu, Fredrich belum bisa dipastikan langsung memenuhi panggilan perdananya selaku tersangka. Kata Refa, dia akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan timnya terkait panggilan pemeriksaan Fredrich tersebut.

Fredrich dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus menghalangi penyidikan perkara korupsi e-KTP yang telah menjerat Setnov.

Fredrich dan Bimanesh diduga kongkalikong memanipulasi data medis Setnov agar bisa rawat untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017 lalu.

Mereka berdua dijerat dengan Pasal 21 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[gun]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00