Pilkada Purwakarta

Hanura Galau, Gerindra jadi Batal Ikut Pilkada

Politik  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 20:26:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Hanura Galau, Gerindra jadi Batal Ikut Pilkada
RMOLJabar. Miskoordinasi yang terjadi diintenal Partai Hanura, dianggap jadi penyebab Partai Gerindra tidak bisa ikut Pilkada Purwakarta.

"Sepertinya koordinasi dari atas ke bawah atau sebaliknya, berkaitan dengam Pilkada Purwakarya diinternal partai Hanura, belum tuntas, atau malah miskoordinasi," ujar Pengamat Politik di Purwakarta, Hikmat Ibnu Ariel melalui sambungan selulernya, Jumat (12/1).

Menurutnya, dengan terbitnya dua SK rekomendasi kepada pasangan calon yang berbeda menjadi indikasi terjadinya ketidaksingkronan komunikasi antara DPP dan DPC partai besutan Wiranto itu.

"Dari awal penjaringan balonkada kan ada mekanisme internalnya. Pasti tidak lepas dari komunikasi dua arah dari DPP dan tingkat dibawahnya. Ini yang jadi pertanyaan, apa setelah itu, ada mekanisme lain diinternal partai tersebut?" tuturnya.

Ia menyayangkan, akibat hal tersebut, terjadi kegaduhan dalam proses demokrasi di Pilkada Purwakarta, sejumlah pihak saling menyalahkan dan menyudutkan. Bahkan, kemungkinan salah satu partai, tidak bisa ikut Pilkada.

"Ini menjadi tontonan yang tidak baik bagi masyarakat, pesta demokrasi yang seyogianya bisa menyenangkan, malah jadi menegangkan," ujarnya.

Terpisah, Bendahara DPC Hanura Kabupaten Purwakarta, Widi S Sutrisno mengaku sampai saat ini belum ada koordinasi dengan DPP soal SK ganda pengusungan pasangan calon bupati dan kakil bupati Purwakarta.

"Sampai hari ini belum ada komunikasi dengan DPP, dan kami belum bisa bersikap apa-apa," kata Widi.

Disinggung soal sikap DPW dan DPP Hanura yang mengeluarkan dua SK tersebut, ia menjawab diplomatis.

"Itu urusan DPP, saya juga tidak paham. Yang jelas kami udah menjalankan putusan awal sesuai mekanisme," tandasnya. [nif]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Tiba di Pekanbaru

Panglima TNI Tiba di Pekanbaru

JUM'AT, 20 APRIL 2018 , 12:51:00

Resmikan Sekber Pilpres

Resmikan Sekber Pilpres

SABTU, 28 APRIL 2018 , 03:29:00

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 05:47:00