Jelang Asian Games 2018, Pemkab Bandung Percantik Si Jalak Harupat

Ragam  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 20:34:00 WIB | LAPORAN: FARAN

Jelang Asian Games 2018, Pemkab Bandung Percantik Si Jalak Harupat
RMOLJabar. Stadion Sepakbola Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung ditunjuk sebagai salah satu stadion yang dijadikan venue cabang olahraga sepakbola pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Bandung Akhmad Djohara mengatakan kini pihaknya tengah bersiap untuk menyambut Asian Games.

Syukur alhamdulillah, bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, juga dari Pemprov Jabar melalui Inasgoc (The Indonesia Asian Games Organizing Committee/Panitia Pelaksana Asian Games) yang mana Inasgoc ini telah mempercayakan Stadion Jalak Harupat sebagai salah satu venue Asian Games,” ucap Adjo, sapaan Akhmad Djohara kepada wartawan, jumat (12/1/18).

Bagi Adjo, hal ini merupakan sebuah kebanggaan dan pihaknya sangat siap untuk jadi venue Asian Games, terlebih memang Jalak Harupat merupakan salah satu stadion sepakbola yang sudah berstandar internasional.

Di sisi lain, daya dukung infrastruktur akses jalan pun sudah bagus sebab Tol Soroja sudah resmi dibuka. Ini sudah dibuktikan saat penyelenggaraan Porpemda XIII Tol Soroja sudah bisa digunakan di mana perjalanan dari Bandung menuju Soreang bisa ditempuh hanya berkisar 10 sampai 15 menit,” imbuh Adjo.

Kendati begitu ia mengaku masih ada beberapa bagian akan diperbaiki dan direhab. Kita akan sesuaikan nanti dengan penyelenggaraan Asian Games itu sendiri, seperti peningkatan pemiliharaan agar bisa lebih asri, tidak banyak tumbuh rumput liar, juga penataan taman yang harus lebih baik lagi,” ungkapnya.

Ditanya soal pengembangan Kawasan Terpadu Olahraga Jalak Harupat, Adjo menjawab pengembangan sarana olahraga yang berlokasi di Desa Kopo dan Cibodas Kecamatan Kutawaringin itu harus disesuaikan kondisi lahan yang ada saat ini.

Lahan yang sekarang sudah digunakan kan suda 95% terbangun, jadi sudah habis seiring dibangunnya lapangan tembak dan driving golf, kita tak bisa bangun lagi arena lainnya. Kalau ingin ada pengembangan arena lainnya ya repot, harus ada pembebasan lahan lagi,” terang Adjo.

Sebelumnya diberitakan Provinsi Jawa Barat menjadi lokasi venues terbesar kedua dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 di mana dari 15 venues kompetisi dan 11 venues training yang akan berada di wilayah Jawa Barat. Artinya, lebih banyak dibandingkan lokasi penyelenggaraan di Sumatera Selatan yang hanya kebagian 11 venues kompetisi dan 6 venues training.

Sedangkan cabor yang akan diselenggarakan di wilayah Jawa Barat itu adalah sepakbola, paragliding, modern pentathlon, bridge, cycling road race, cycling MTB, roller sport, handball, surfing,dan canoe slalom.

Selain Stadion Si Jalak Harupat, venues yang akan digunakan itu diantaranya yang sudah disiapkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Kota Bandung, Stadion Pakansari di Cibinong Bogor, Stadion Wibawa Mukti di Cikarang, Stadion Patriot di Bekasi.

Selain itu di Gunung Mas di Puncak untuk paragliding, Kebun Hill Subang untuk cycling MTB, Gymnasium dan lapangan indor tenis di Universitas Pendidikan Indonesia di Kota Bandung untuk handball, Cimaja Beach di Pelabuhan Ratu untuk surfing, dan Bendung Rentang di Cirebon untuk Canoe Slalom, lalu Margo Hotel Depok untuk bridge. [nif]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00