KPK Nilai Mahar Politik Bisa Rusak Proses Demokrasi

Sudut Pandang  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 06:45:00 WIB

KPK Nilai Mahar Politik Bisa Rusak Proses Demokrasi
RMOLJabar. KPK menilai mahar politik yang terjadi di pilkada serentak 2018 akan merusak proses demokrasi. Oleh sebab itu, pilkada serentak harus menjalankan anti korupsi.

"Proses pilkada ini adalah proses demokrasi ini harus dijalankan integritas dan anti korupsi. Kalau kemudian proses ada mahar politik atau politik uang akan menciderai proses demokrasi itu sendiri," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Febri menyatakan sudah menangani 92 kasus korupsi yang melibatkan 78 orang kepala daerah. Oleh sebab itu, KPK berharap pilkada serentak jauh dari korupsi.

"Ini resiko buruk ke depan kalau biaya politik masih mahal tentu saja kepala daerah akan beresiko melakukan korupsi kembali. Kami sudah cukup banyak menangani kasus kepala daerah ada 78 orang proses di 92 kasus," ucap Febri.

"Kita berharap kalau pilkada dijalankan benar akan minimalisir korupsi nantinya," imbuh dia.

Namun apakah KPK akan menindak tegas adanya mahar politik di pilkada serentak 2018. Febri menyatakan KPK mempunyai kewenangan jika mahar politik yang diberikan dari seorang pejabat penyelenggara negara.

"Tindakan KPK tentu sesuai kewenangan subjeknya penyelenggara atau nggak," ucap Febri.

Diketahui, KPU sudah menetapkan tanggal pencoblosan Pilkada Serentak 2018 yaitu pada tanggal 27 Juni 2018. Rencananya, ada 171 daerah yang mengikuti Pilkada 2018.

Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada di 2018. Beberapa provinsi di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. [gun]

Komentar Pembaca
Pers Itu Harusnya Sama (Malu Rasanya Bagian ke-2)
Demokrasi Elektoral Warung Kopi

Demokrasi Elektoral Warung Kopi

SENIN, 10 DESEMBER 2018

Jakarta Intoleran?

Jakarta Intoleran?

SENIN, 10 DESEMBER 2018

Prabowo, Jokowi dan Massa

Prabowo, Jokowi dan Massa

MINGGU, 09 DESEMBER 2018

Reuni 212 Tanpa Tokoh Setral, Tokoh Sentral Adalah Rakyat Itu Sendiri
Belasungkawa Tragedi Nduga

Belasungkawa Tragedi Nduga

SABTU, 08 DESEMBER 2018

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00