Bob Hasan: Mahar PKS Mencapai 1,5 M

Politik  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 21:16:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Bob Hasan: Mahar PKS Mencapai 1,5 M
RMOLJabar. Kuasa hukum atau Tim Advokasi Brigjen (Pol) Siswandi (Kandidat Walikota Cirebon), Bob Hasan, SH. MH menyebutkan pembiayaan (Mahar) awalnya sudah disepakati bersama antara dirinya dengan ketua DPD PKS kota Cirebon sebesar Rp500 juta.

"Diawalnya itu ketua DPC (red. DPD), H. Karso menghubungi saya, malam sebelum hari H. Beliau mengatakan, kita minta supaya sebagai pengganti saja 750 (red. 750 juta). Nah, kemudian jadinya 500 (red. 500 juta). Keesokan harinya, pada saat itu kita mau mendaftarkan ke KPU, itu rubah menjadi 1,5 M," beber Bob Hasan melalui teleconference di kantor DPD PAN kota Cirebon, Sabtu (13/1).

Inilah, kata Bob Hasan, yang akhirnya ketika ada perubahan angka atau PKS tidak komitmen, sehingga PKS tidak mau memberikan Rekomendasi dari DPP PKS.

Beliau pun merasa kaget ketika mendengar ada perubahan nominal dari Rp500 juta kemudian berubah menjadi Rp1,5 Miliar.

"Akhirnya, saya dengar, saya kaget, ketika ada konfirmasi dari salah satu oknum PKS mengatakan bahwa Rp750 juta dan sekarang sampai Rp
1,5 M," ungkap Bob Hasan.

Oknum PKS tersebut, dijelaskan Bob Hasan, awal mulanya DPD PKS kota Cirebon janjian dengan Siswandi di Stasiun (red. Stasiun Cirebon). Akan tetapi, sambungnya, mereka berdua tidak jadi jumpa.

"Pak H. Karso setelah mengamanahkan kepada Azrul, sementara Pak Azrul sudah janjian dengan Pak Siswandi di stasiun. Tapi kan tidak jumpa, maka ke Mas Deni itu larinya," beber Bob Hasan.

Dijelaskan Bob Hasan, perubahan angka dari Rp. 750 juta menjadi 1,5 Milyar itu dibicarakan di kantor DPD PKS kota Cirebon. Namun, usai pertemuan no handphone mereka sudah tidak aktif lagi. Kemudian, lanjut Bob Hasan, mereka menyatakan abstain.

"Kita masih bicara yang 500 itu. Saya kaget, tiba-tiba kok 1,5 Milyar, dari mana lagi ?" pungkas Bob Hasan.

"Sehabis kita bicara, 1 jam kemudian, jam 08.00 (red. Jam 20.00 saat mereka masih rapat atau pertemuan di DPD PKS kota Cirebon), Hp mereka mati semua, tidak aktif. Dan mereka menyatakan abstain," tukasnya.

Bob Hasan pun menambahkan bahwa oknum yang meminta penambahan pembiayaan (Mahar) itu adalah seseorang (red. Inisial "D") yang diamanahi oleh DPP PKS.

"Menurut informasi dari PKS lokal, itu diamanahi dari DPP," jelasnya.[gun]

Komentar Pembaca
Soal Mahar, Sandi Siap Dipanggil Bawaslu

Soal Mahar, Sandi Siap Dipanggil Bawaslu

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Menteri Kok Jadi Timses Jokowi?

Menteri Kok Jadi Timses Jokowi?

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

"Jokowi" Terpelanting, #2019GantiPresiden

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 19:00:00