Desa Gunung Leutik dan Sejarah Tatar Pasundan

Politik  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 23:45:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Desa Gunung Leutik dan Sejarah Tatar Pasundan

Dedi Mulyadi

RMOLJabar. Desa Gunung Leutik yang berada di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung itu sudah berusia lebih dari satu abad.  Desa yang sudah ada sejak 1883 ini memiliki banyak sejarah yang berhubungan kental dengan Tatar Sunda.

Sebelumnya, di desa tersebut, ditemukannya situs-situs batu yang diduga menjadi peninggalan sejarah berdirinya sebuah kerajaan.

Sabtu (13/1) malam, bertepatan dengan milangkala desa ke 135, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, yang juga Budayawan Sunda itu didaulat hadir, memenuhi undangan warga setempat.

Dalam, sambutannya, Dedi Mulyadi menyatakan pentingnya Bandung sebagai urat nadi kehidupan di Jabar.

"Kita tahu hulu Sungai Citarum berada di Kabupaten Bandung, makanya jika tanpa Kabupaten Bandung, tak akan ada Purwakarta, Karawang, karena daerah tersebut dialiri Sungai Citarum," ujarnya.

Menurutnya, perlu ada penanganan khusus dari Sungai Citarum ini. Cara yang dilakukan adalah dengan menata sungai ini dengan pendekatan pariwisata.

"Dengan APBD Provinsi Jabar senilai 35 triliun, warga sekitar sungai bisa dijadikan tenaga harian lepas. Selain itu rumah-rumah di bantaran sungai bisa dijadikan tempat wisata," ucapnya.

Caranya adalah rumah-rumah di bantaran sungai, jangan membelakangi Citarum, karena jika membelakangi justru Citarum akan dijadikan tempat untuk BAB. "Kalau tidak membelakangi, warga akan sama-sama menjaga sungai. Provinsi juga akan membantu pembangunannya," ucapnya seraya menambahkan rumah-rumah di bantaran sungai nantinya bisa dijadikan rumah singgah.

Ia berharap dengan program tersebut, sungai yang dijuluki sungai terkotor di dunia ini akan bersih. "Citarum itu adalah sarana kehidupan di Tatar Sunda yang harus dijaga bersama," katanya dihadapan ribuan warga desa.

Sementara, Kepala Desa Gunung Leutik, Agus Hamdani, mengungkapkan, sejarah Sunda sangat kental di desanya. Seperti diketahui di desa ini ada sebuah situs batu berusia ratusan tahun bernama situs Batu Cula.

"Saya sebagai kepala desa yang ke-20, sangat berterima kasih pada Kang Dedi yang telah hadir ke 'milangkala' desa kami yang ke 135," kata Agus.

Menurutnya, desa ini merupakan desa yang padat. Di desa ini terdapat sekira hampir 11.800 warga dengan jumlah DPT yang cukup banyak pula yaitu sekira 9000 orang.

Di tempat yang sama, Bupati Bandung Dadang Naser pun menambahkan, warga desa ini sangat mendukung Dedi Mulyadi untuk menjadi Wakil Gubernur Jabar.

"Kami dukung Kang Dedi dan siap memenangkan, tidak hanya dari Desa Gunung Leutik saja," ucapnya. [jar]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00