Asep Klaim Hubungan Ketenagakerjaan di Kota Bandung Berjalan Seimbang

Pemerintahan  MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 11:17:00 WIB | LAPORAN: SONY FITRAH P

Asep Klaim Hubungan Ketenagakerjaan di Kota Bandung Berjalan Seimbang
RMOLJabar. Media  tripartit  di Kota Bandung hari ini berada dalam kondisi seimbang. Selain ada perwakilan dinas tenaga kerja kota Bandung, dilinatkan juga tersebut juga asosiasi pengusaha dan perwakilan Forum Komunikasi Serikat Pekerja Serikat Buruh Kota Bandung.

Hal itu diungkapka  oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Asep Cucu Cahyadi di Bandung.

"Kondisi tripartit di Kota Bandung luar biasa. Tripartit sudah melaksanakan tugas-tugasnya, dan buktinya UMK di Kota Bandung tidak ada masalah, tidak ada letupan, tidak ada demo, itu merupakan puncak dari keharmonisan dan kondusifnya ketiga unsur itu," katanya.

Asep mengatakan pertemuan tripartit dihadiri juga oleh  Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil). Dalam rapat tersebut itu dilakukan evaluasi kegiatan ketenagakerjaan selama 2017 sekaligus membuat formulasi perencanaan tahun 2018.

"Pak Wali dalam kapasitas sebagai ketua LKS, memberikan arahan, keyword, dan antisipasi-antisipasi supaya ke depan apa yg menjadi permasalahan terkait ketenagakerjaan bisa diatasi," ujarnya.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung meyakini hubungan harmonis antara pemerintah, tenaga kerja, dan pengusaha bisa menciptakan kondisi yang baik untuk ketiga pihak. Maka dari itu, Disnaker terus berupaya melakukan mediasi suasana itu bisa tercipta.

"Karena tripartit ini adalah wadah fasilitasi berbagai persoalan ketenagakerjaan," demikian Asep.

Pada rapat tersebut, pemerintah, pengusaha, maupun pekerja saling berkoordinasi agar kebutuhan semua pihak bisa terpenuhi. Ketiga pihak itu juga menyepakati bahwa peralihan kepemimpinan tidak akan mengendurkan semangat untuk menjaga keseimbangan yang telah dibangun.

Asep menekankan bahwa Disnaker tetap akan bekerja sesuai dengan tugas dan visinya. Peralihan kepemimpinan maupun situasi politik tidak akan berpengaruh secara signifikan pada kinerja stafnya.

"Karena sistem di Disnaker ini sudah berjalan, sudah ada formatnya, jadi saya kira tidak ada pengaruh, tetapi untuk tugas dan visi misi di dinas tenaga kerja berjalan sesuai dengan rencana," jelasnya.

Baginya, konsistensi yang dibentuk oleh Disnaker ini penting untuk menjaga iklim investasi dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kota Bandung.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menekankan pentingnya konsistensi ini. Ia berharap, seluruh pihak tidak bergantung pada individu.

"Jangan bergantung pada individu. Justru harus membangun sistem agar kemajuan ini jangan balik kanan," ujar Ridwan. [bon]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00