Kurangi Pencemaran Lingkungan, Kodim 0618/BS Bandung, Gelar Pembekalan Pengolahan Sampah

Ragam  MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 14:44:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Kurangi Pencemaran Lingkungan, Kodim 0618/BS Bandung, Gelar Pembekalan Pengolahan Sampah
RMOLJabar. Komando Distrik Militer 0618/BS menggelar Pembekalan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Perkotaan Wilayah Kota Bandung. Di Aula Kodim BS Jalan Bangka no 2 Bandung, Minggu (14/1).

Pembekalan pengolahan sampah ini diikuti oleh beberapa institusi diantaranya adalah Kepolisian habinkamtibmas, Ibu-Ibu PKK, Kecamatan, Kelurahan yang berada diruang lingkup Pemerintah Daerah.

Dandim Kodim 0618/BS Kota Bandung Letkol inf. Arifin Dahlan mengatakan, kegiatan ini sebetulnya menjadi sebiah sosialisasi dan pembekalan untuk institusi-institusi yang berada diruang lingkup Pemerintah Kota Bandung, sehingga nantinya setiap institusi akan menurunkan pembekalan tersebut kepada masyarakat.

"Acara ini sebetulnya sosialisasi dan pembekalan pada beberapa institusi seperti Kepolisian, Bhabinkamtibmas, ibu-ibu PKK, Kecamatan, Kelurahan tentang pengolahan sampah rumah tangga khususnya kota Bandung," ujarnya.

Karena lanjut dia, jumlah limbah rumah tangga perkotaan itu sangat tinggi dimana sampai saat ini sampah tersebut tidak dikelola dengan baik tetapi justru dibuang ke sungai atau tempat pembuangan sampah.

Disamping itu, kegiatan ini juga akan berdampak terhadap revitalisasi sungai citarum, karena tidak menutup kemungkinan aliran sungai di Kota Bandung ini bermuara ke sungai citarum.

"Semua aliran sungai di Kota Bandung ini membawa limbah perkotaan dan limbah rumah tangga, ini langkah kecil dan upaya kecil yang kita lakukan untuk memberikan pembekalan dan pemahaman kepada masyarakat, sehingga masyarakat memiliki nilai keuntungan terhadap sampah, memiliki kesadaran terhdap sampah dapat menggunakan dan memanfaatkan limbah sampah rumah tangga dan perkotaan," katanya.

Arifin pun memaparkan, edukasi ini sangat penting kepada masyarakat, karena ketika fasilitas yang dibuat oleh pemerintah untuk menjaga lingkungan itu ada, akan tetapi edukasi terhadap masyarakat tidak massif, tentu tidak akan sinkron.

"Fasilitas apapun yang dibangun tanpa adanya edukasi masyarakat terhadap lingkungan itu tidak akan berhasil, begitu juga edukasi masyarakat terhadap pemahaman tentang pembuangan sampah tanpa adanya infrastruktur juga tidak bisa, sehingga kita ingin mejalankan bersama," jelasnya.

Maka ketika Pemerintah yang mendukung lingkungan, dan kita yang mengedukasi masyatakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, akan menciptakan kerja secara kolektif.

"Jadi semua berjalan bareng-bareng, tanggung jawab kita semua yang duduk diatas tanah merupakan satu siklus kehidupan karena apabila salah satunya eror maka akan berpengaruh untuk kehidupan kita kedepan," pungkasnya.

Secara langsung Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Dedy Dharmawan bersama tim memberikan pembekalan langsung dengan mencontohkan pengolahan sampah organik dan non organik menjadi nilai kebermanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari olahan tersebut menghasilkan Mikro Organisme Lokal untuk menyiram tanaman, pupuk kompos, peralatan rumah tangga yang terbuat dari sampah non organik dan hasil kerajinan tangan yang dihasilkan dari sampah. [bon]

Komentar Pembaca
Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00