Unswagati Cirebon Punya Rektor Baru, Begini Pesan Ketua Yayasan

Pendidikan  SELASA, 16 JANUARI 2018 , 11:14:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Unswagati Cirebon Punya Rektor Baru, Begini Pesan Ketua Yayasan
RMOLJabar. Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Cirebon mengadakan Pelantikan Rektor Universitas Gunung Jati Masa Bakti 2018-2022. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Dadang Sukandar Kasidin menyampaikan 5 pesan.

Guna meningkatkan kualitas dan tata kelola pendidikan tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Cirebon, Dadang Sukandar Kasidin mengamanatkan beberapa hal kepada Rektor terbaru. Pertama, hendaknya Rektor mampu merangkul semua kelompok.

"Sudahilah perbedaan dan pertentangan. Setiap orang memiliki keunggulan dan kelemahan. Tidak elok jika kelemahan itu dibesar-besarkan. Justru seharusnya dicarikan solusi, supaya terbentuk komunikasi antar kelompok guna mewujudkan Unswagati yang lebih baik," ungkap Dadang Sukandar Kasidin dalam sambutannya, Selasa (16/1).

Selanjutnya, Dadang Sukandar Kasidin berpesan agar Rektor tidak mudah tergoda oleh kepentingan kelompok tertentu, sehingga menyimpang dan melanggar aturan.

"Tinggikanlah Allah untuk mendapatkan ridho-Nya, besarkanlah Allah mendapatkan rahmat-Nya, serta agungkanlah Allah agar memperoleh jiwa yang besar dan bersih," harapnya.

Pesan berikutnya, Dadang Sukandar Kasidin berharap agar rektor senantiasa memiliki sikap yang tegas, baik dalam menegakkan aturan maupun pendirian.

"Rektor tidak boleh pandang bulu, tidak berpihak kepada kelompok atau golongan tertentu. Tapi berpihaklah untuk mewujudkan Unswagati lebih baik," tuturnya.

"Rektor tidak boleh melakukan adu domba. Rektor tidak boleh merasa berhutang budi kepada pihak siapa pun, jabatan rektor semata-mata karena Allah SWT," tuturnya lagi.

Berikutnya, Dadang Sukandar Kasidin pun berpesan kepada rektor terbaru untuk mewajibkan kepada seluruh dosen dan civitas akademik agar menjalankan tugas secara maksimal. Begitu juga, kata Dadang Sukandar Kasidin, Rektor hendaknya senantiasa menggali keilmuan secara utuh demi kemajuan Unswagati yang lebih baik.

"Rektor mesti belajar kepada pimpinan PT (Perguruan Tinggi) lain yang memiliki pengalaman. Jangan ada rasa malu, jangan enggan karena harga diri, apalagi gengsi," ujar Dadang Sukandar Kasidin.

Terakhir, menurut Dadang Sukandar Kasidin mengamanatkan kepada rektor agar selalu berpegang teguh terhadap komitmen-komitmen yang telah ditetapkan dan disepakati oleh Ketua Yayasan Pendidikan.

"Buatlah suasana akademik yang membangun, pahamkan tugas pokok pada bidang masing-masing, sehingga tidak ada buruk sangka antar Civitas," tukasnya.

Acara pelantikan Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Masa Bakti 2018-2022 digelar di Auditorium Kampus I Unswagati Jl. Pemuda No.32 kota Cirebon. Sebelumnya posisi Rektor dijabat oleh Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata, MP. Kini, dijabat oleh Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Turut hadir, Pengurus Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Dewan Pembina dan Pengawas Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Forkominda se Wilayah 3 Cirebon, Pejabat TNI-Sipil, Mitra kerja dari unsur Perbankan, tokoh ulama dan masyarakat se wilayah 3 Cirebon, serta Civitas Akademis.

Selain itu berkesempatan hadir, Mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. [bon]

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB