Tak Becus Urus Anak, Negara Wajib Hadir Ambil Alih Pengasuhan

Ragam  SELASA, 16 JANUARI 2018 , 17:32:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Tak Becus Urus Anak, Negara Wajib Hadir Ambil Alih Pengasuhan
RMOLJabar. Tiga anak yang menjadi korban seksual dalam adegan video mesum akan mendapatkan pendidikan di salah satu pesantren di Kota Bandung.

Pendidikan itu diperoleh usai ketiganya menjalani proses rehabilitasi di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat.

Sekretaris Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Pribudiarta Nur Sitepu mengatakan, sebelum dimasukkan ke pesantren, ketiganya harus menjalankan rehabilitasi sampai tuntas. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan seberapa lama proses rehabilitasi itu akan berjalan.

"Ini proses rehabilitasi yah, ada proses rehabilitasi yang harus dilakukan penanganan sampai tuntas, tergantung dari seberapa dalam kerusakan yang timbul akibat korban kekerasannya ini," kata Pribudiarta di Bandung, Selasa (16/1).

Dia mengungkapkan, langkah yang diambil oleh P2TP2A sudah tepat dengan mengambil alih korban untuk merehabilitasi. Sembari, orang tua korban harus juga mendapatkan rehabilitasi.

Menurut dia, Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak telah mengatur seandainya orang tua tidak mampu memberi pengasuhan yang baik. Maka, negara harus memberikan pengasuhan terhadap anak.

"Jadi UU sebenarnya telah mengatur kalau orang tua tidak mampu untuk memberi pengasuhan yang baik, sementara orang tua direhabilitasi, maka sebenarnya anaknya bisa diasuh oleh negara," jelas Pri sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, untuk persoalan pembiayaan dalam merehabilitasi segala persoalan yang terjadi sudah ada dalam UU tentang perlindungan anak. Bahkan, dengan tegas menyatakan negara harus hadir memberikan pengasuhan.

"Pemerintah harus ada pada saat orang tua tidak mampu memberikan pengasuhan, karena PP pengasuhan sudah berbunyi seperti itu," tandas Pri. [nif]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00