Satpol PP Kuningan Tertibkan 4.109 Tanda Gambar Peserta Pilkada 2018

Politik  RABU, 17 JANUARI 2018 , 16:51:00 WIB | LAPORAN: YUDI R SUDIRMAN

Satpol PP Kuningan Tertibkan 4.109 Tanda Gambar Peserta Pilkada 2018
RMOLJabar. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Kuningan Indra Purwantoro mengklaim pihaknya telah menertibkan sekitar 4.109 tanda gambar bakal calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, baik gambar bakal pasangan calon (Bapaslon) gubernur dan wakil, atau Bapaslon bupati dan wakilnya.

Diperinci Indra, penertiban pemasangan tanda gambar yang melanggar Peraturan Daerah (Perda), seperti memasang pada batang pohon dengan dipaku, memasang di tiang listrik, atau telepon, juga di zona-zona yang dalam Perda dilarang itu diantaranya, 315 lembar berbentuk baliho, 74 lembar spanduk, serta 3.620 banner.

"Penertiban ini sudah kita mulai dari bulan Maret silam, disaat beberapa tokoh mulai mempromosikan diri menjadi calon peserta Pilkada, dan memasang gambar mereka di berbagai tempat, terutama di pinggir-pinggir jalan, serta tidak sedikit diantaranya yang melanggar Perda," ungkap Indra kepada RMOLJabar, Rabu (17/1).

Namun Indra mengakui, hingga saat ini langkah yang dilakukan baru penertiban, belum ada tindakan himbauan, ataupun teguran, mengingat pihaknya belum mengetahui tim sukses (Timses) dari para Bapaslon Pikada tersebut, karena penetapan Bapaslon yang berhak untuk dipilih dalam pesta demokrasi tahun 2018 dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri baru akan terbit pada tanggal 12 Februari 2018 mendatang.

"Pada tanggal 12 Fabruari mendatang pihak KPU baru akan menetapkan para Bapaslon yang berhak untuk dipilih dalam Pilkada, dan keesokan harinya rangkaian kampanyepun mulai dilakukan. Bersamaan dengan itu, pihak KPU juga akang menentukan jumlah hingga titik-titik lokasi pemasangan APK (alat peraga kampanye) para Bapaslon yang berhak untuk dipilih," ujarnya.
 
Sehingga, sambung Indra, bila telah memasuki masa itu pihaknya akan lebih mudah dalam melakukan penertiban,

"Dari awal dilakukannya penertiban kita selalu bekerjasama dengan KPU, serta berkoordinasi dengan Panwaslu, sehingga jika sudah ada penetapan itu, pihak kita tidak cuma akan lebih mudah melakukan penertiban, namun juga dalam langkah himbauan dan teguran," tutur Indra.

Indra menegaskan, jalannya penertiban tidak akan tebang pilih, siapapun yang melakukan pelanggaran Perda, atau aturan yang ditetapkan KPU akan dikenakan tindakan, meski gambar yang terpasang tersebut merupakan gambar milik incomben. [nif]
 

Komentar Pembaca
Plagiasi Video Aksi Jokowi

Plagiasi Video Aksi Jokowi

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Konspirasi Hati RR dan WS Rendra

Konspirasi Hati RR dan WS Rendra

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00