Walikota Azis: Biar Tidak Jadi Racun Bawal Harus Dikawal

Politik  RABU, 17 JANUARI 2018 , 20:06:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Walikota Azis: Biar Tidak Jadi Racun Bawal Harus Dikawal

Walikota Cirebon Nasrudin Azis

RMOLJabar. Pembangunan yang telah direncanakan pada tiap RW di kota Cirebon perlu support yang memadai, terutama soal pendanaan. Untuk itu, Walikota Cirebon menjanjikan pencairan dana bantuan Walikota (Bawal) senilai Rp 50 juta akan dilakukan pada triwulan pertama. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan pembangunan dapat terlaksana dengan baik.

Demikian kata Walikota Cirebon, Drs. Nasrudin Azis, SH, saat melakukan Sosialisasi Bantuan Hibah Wali Kota Cirebon Untuk Pembangunan Fisik dan Non Fisik Oleh Pengurus RW di Aula kantor kecamatan Kesambi Jl. DR. Sudarsono No. 12 kota Cirebon, Rabu (17/1).

"Agar benar-benar efektif dan efisien, kita lakukan sosialisasi di awal. Pencairannya pun dilakukan pada tri wulan pertama," tegas Azis.

Dengan pencairan di triwulan pertama, lanjut Azis, diharapkan pembangunan yang sudah direncanakan dengan baik di tingkat RW juga bisa berjalan dengan baik. Sebab, imbuhnya, kalau dicairkan di akhir tahun, bisa-bisa  pembangunan tidak berjalan dengan baik dan manfaatnya juga tidak maksimal.

"Namun para ketua RW ini pun, harus mendapatkan pendampingan. Baik pendampingan pembuatan proposal, penggunaan dana hingga pertanggungjawabannya," pungkasnya.

Hal itu, kata Azis, pemkot pernah mendengar laporan terkait belum selesainya pertanggungjawaban dari beberapa RW yang pernah mendapatkan bantuan anggaran tahun 2017 kemarin. Oleh karenanya, imbau Azis, Jika ada kesulitan hendaknya berkonsultasi dengan kelurahan ataupun kecamatan. 

"Nanti mereka yang akan menyampaikan ke saya. Supaya bantuan ini tidak menjadi racun bagi para RW di kota Cirebon," ungkap Azis.

Selanjutnya, Azis kembali menekankan pentingnya pembangunan berbasis RW di perkotaan, terutama di Kota Cirebon.

"Saya berpendapat bahwa pembangunan berbasis RW ini adalah model yang tepat untuk di perkotaan, termasuk di Kota Cirebon. Jika ingin maju, perkuat RW nya," tukas Azis.

Selama ini, sambung Azis, RW sudah mengurus berbagai hal, mulai dari saluran air yang macet hingga atap rumah warga yang rubuh. RW sudah membuktikan jika mereka mampu bekerja untuk memajukan lingkungannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA), H. Jamaludin, S. Sos, menjelaskan sosialisasi ini sudah dilakukan untuk kedua kalinya. Sosialisasi pertama dilakukan di kecamatan Lemahwungkuk. Yang kedua, lanjutnya, di kecamatan Kesambi

"Selanjutnya berturut-turut akan dilakukan di kecamatan Pekalipan, kecamatan Harjamukti dan kecamatan Kejaksan," papar Jamaludin.

Sejumlah narasumber dihadirkan pada acara sosilisasi tersebut agar para ketua RW maupun pengurus lainnya bisa mendapatkan pemahaman untuk apa saja dana tersebut bisa digunakan.

"Termasuk bagaimana pembuatan proposal hingga bagaimana membuat pertanggungjawabannya," ungkap Jamal.

Bantuan sebesar Rp 50 juta tersebut, menurut Jamal bisa digunakan baik untuk kegiatan fisik maupun non fisik. Diantaranya untuk pengadaan komputer, membantu kegiatan administrasi RW, serta mendukung program smartcity, program RW layak anak, penghijaun, mendukung kebersihan, kegiatan keagamaan dan sosial dan kegiatan lainnya. [jar]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00