Pengamat: Sekda Miliki Kapasitas Pj Gubernur Jabar

Iwa Karniwa  KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 11:21:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Pengamat: Sekda Miliki Kapasitas Pj Gubernur Jabar
RMOLJabar. Pembatalan usulan perwira tinggi (Pati) Polri sebagai Penjabat (Pj) gubernur Jabar merupakan langkah yang baik namun terlambat. Sebab, usulan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo tersebut sudah terlebih dahulu terbentuk sentimen negatif publik.

Demikian dikatatakan Pengamat politik Universitas Padjajaran (Unpad), Firman Manan saat dihubungi RMOLJabar, Kamis (22/2). Menurutnya, peristiwa ini ke depan harus dijadikan bahan evaluasi.

"Ketika akan mengeluarkan kebijakan publik maka terlebih dahulu melakukan kajian internal tentang kemungkinan respons yang muncul di masyarakat," kata Firman.

Ia menjelaskan, kebijakan yang akan di keluarkan tersebut kini malah dilakukan sebaliknya. Jelas, hal itu menimbulkan kegaduhan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

"Bukan dengan cara melempar wacana yang menimbulkan kegaduhan sehingga menjadi kontraproduktif," jelas Firman.

Batalnya pati Polri, lanjut Firman, Sekretaris Daerah (Sekda) memiliki kapasitas untuk mengisi jabatan gubernur yang akan habis masa jabatannya pada 13 Juni 2018 mendatang. Hal itu terbukti, secara pendekatan institusi Sekda memahami persoalan pemerintahan.

"Secara pendekatan institusi, sekda memiliki kapasitas untuk menjadi Pj karena memahami persoalan pemerintahan sehari-hari," ucap Firman.

Selain itu, masa adaptasi yang dilakukan tidak akan menyita waktu lama. Pasalnya, sekda sudah memahami kultur birokrasi.

"Namun demikian, perlu ada pengawasan terkait dengan kedekatan sekda dengan kepala daerah sebelumnya yang dapat menimbulkan ketidaknetralan aparat birokrasi," pungkas Firman. [nif]

Komentar Pembaca
Bahas Penantang Terkuat Jokowi

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 05:47:00

Resmikan Sekber Pilpres

Resmikan Sekber Pilpres

SABTU, 28 APRIL 2018 , 03:29:00

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

SELASA, 24 APRIL 2018 , 11:49:00