Pemkab Masih Andalkan Anggaran Dana Dari Pemerintah Pusat

Pemerintahan  KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 13:19:00 WIB | LAPORAN: FARAN

Pemkab Masih Andalkan Anggaran Dana Dari Pemerintah Pusat
RMOLJabar. Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Bandung sebesar Rp 380.710.099.448, retribusi daerah Rp 26.937.558.476, kemudian dari  kekayaan daerah sebesar Rp 62.792.013.347 dan sisanya diperoleh dari pendapatan asli daerah lainnya sebesar Rp 386.074.542.982

Sehingga jika ditotal Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bandung mencapai Rp 856.514.244.254.

"Pemkab Bandung boleh sedikit berbangga karena PAD-nya melebihi target awal di atas 100 persen," kata Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman, dalam keterangannya, Kamis (22/2).

Namun, lanjut dia, pencapaian PAD sebesar itu dinilai masih kurang, sebab kebutuhan belanja Pemkab Bandung di tahun yang sama (2016) mencapai Rp 5 triliun lebih. Pertanyaannya dari mana Pemkab Bandung menutupi kebutuhan tersebut ?.

Pemkab Bandung masih mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat untuk menutupi kebutuhan belanja daerahnya.

Total bantuan transfer keuangan yang diperoleh Pemkab Bandung mencapai Rp 3.751.155.128.639, sedangkan dari pemerintah pusat sebesar Rp 2.992.226.054.296, sisanya dari pemerintah Provinsi Jawa Barat dan ada juga bantuan keuangan dari pemerintah daerah lainnya.

Jika dipersentasikan toal PAD Pemkab Bandung senilai Rp 865 miliar lebih hanya mampu menutupi 17 persen dari beban belanja. Pemkab Bandung selama ini masih mengandalkan uluran tangan Pemerintah pusat untuk kegiatan-kegiatannya selama tahun 2016.

Dalam perkembangannya trend ketergantungan Pemkab Bandung kepada Pemerintah pusat belum juga berubah. Pemkab Bandung masih mendapatkan bantuan dari pusat. Terlebih lagi,  serapan anggaran terkait belanja juga masih rendah, hanya mencapai 91,45 persen.

"Terkesan Pemkab Bandung ini tidak tahu diri, sudah dibantu tapi masih malas juga dalam bekerja," tandasnya. [nif]








Komentar Pembaca
Bahas Penantang Terkuat Jokowi

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 05:47:00

Resmikan Sekber Pilpres

Resmikan Sekber Pilpres

SABTU, 28 APRIL 2018 , 03:29:00

Perluas Komitmen UMKM

Perluas Komitmen UMKM

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 06:48:00