Ratusan APS Pilgub Kota Cimahi Dibongkar

Politik  JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:26:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Ratusan APS Pilgub Kota Cimahi Dibongkar
RMOLJabar. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) bersama Satpol PP dan KPU Kota Cimahi mulai menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) milik keempat pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

Sebanyak 300 APS yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cimahi mulai dibongkar tersebar di kawasan Baros dan Leuwigajah.

Penurunan propaganda politik tidak resmi itu mulai dilaksanakan Jum'at (23/2) hingga Minggu (25/2).

Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Yus Sutaryadi mengungkapkan, penurunan APS tersebut dilakukannya secara serentak di seluruh kecamatan dengan melibatkan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) bersama Satpol PP sebagai penegak Perda.

APK tersebut harus diturunkan sesuai dengan ketentuan PKPU Nomor 4/2017 pasal 70 ayat 5 yang menyebutkan APK yang terpasang sebelum masa kampanye dimulai, Gubernur dan Wakil Gubernur yang menjadi pasangan calon wajib menurunkan APS yang terpasang sebelum mas kampanye.

"Alat sosialsiasi itu ditertibkan dengan tujuan tidak terjadi tumpang tindih dengan alat peraga sebenarnya yang dikeluarkan KPU provinsi (Jawa Barat)," ujarnya saat ditemui di sela-sela penurunan APS, Jum'at (23/2).

Disebutkannya, sebelum melakukan penertiban ini, pihaknya telah mnghimbau keempat tim sukses paslon untuk menurunkan APS yang sudah terpasang sebelum masa kampanye berlangsung.

Namun, kata Yus, keempat tim sukses paslon kompak menjawab bahwa APS itu bukan tim resmi yang memasang.

"Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan tim di wilayah Cimahi. Pada dasarnya tolong APS yang bersebaran di Kota Cimahi ditertibkan," tandasnya. [nif]



Komentar Pembaca
Bahas Penantang Terkuat Jokowi

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 05:47:00

Resmikan Sekber Pilpres

Resmikan Sekber Pilpres

SABTU, 28 APRIL 2018 , 03:29:00

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

SELASA, 24 APRIL 2018 , 11:49:00