Pemprov DKI Dinilai Kurang Perhatian Pada Kesenian Betawi

Kang Emil  JUM'AT, 09 MARET 2018 , 06:31:00 WIB

Pemprov DKI Dinilai Kurang Perhatian Pada Kesenian Betawi
RMOLJabar.  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai masih kurang perhatian terhadap kesenian Betawi.
Berita Terkait

Hal ini sebagaimana dirasakan aktivis kesenian Betawi Perguruan Maen Pukul Cingkrik dari Sanggar Kembang Jaya Kusuma, Jakarta Selatan, Shamin Kaumpangsi. Shamin yang sudah 8 tahun menggeluti silat di sanggar itu mengaku belum merasakan ada perhatian Pemprov DKI kepada pegiat kesenian Betawi.  

"Seharusnya pemerintah memperhatikan, sebab banyak kesenian yang bisa diperkenalkan," ujar Shamin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/3).

Shamin berharap sanggarnya yang kini sudah terdaftar dalam badan hukum dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Kita memerlukan peralatan untuk latihan bela diri silat, misalnya matras, agar anak-anak tidak cidera saat latihan, kemudian alat musik untuk mengiringi silat," tukasnya.

Legalitas ini, sambung Shamin juga dibutuhkan agar sanggar memiliki payung hukum yang jelas dan tidak diklaim oleh pihak-pihak tertentu.

"Legalitas, dulu emang kita tidak punya keinginan karena perlu biaya banyak. Namun karena didorong Betawi Berantara Production kita ditekan membuat legalitas," tandasnya.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi E DPRD DKI, Sereida Tambunan mengaku memberikan apresiasi kepada sangar-sangar di Jakarta yang telah memiliki badan hukum. Menurutnya, hal itu dapat membantu pemerintah dalam melakukan pendataan.

"Kami mendorong pada mereka (pengiat kesenian Betawi) untuk membuat legalitas, agar dapat didata oleh pemerintah," ujar Sereida.

Ke depannya, Politisi PDIP ini pun ingin kesenian Betawi seperti silat, palang pintu, kroncong, dan ondel-ondel dapat dipromosikan ke dunia melalui Asian Games 2018.

"Jadi saya menekan, khususnya Dinas Pariwisata (Disparbud) untuk melibatkan mereka untuk memperkenalkan kesenian Betawi di Asia, bahkan dunia," tutupnya.[gun]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00