Survey Pilgub Berbeda, Pengamat: Metodelogi memengaruhi hasil

Politik  SENIN, 19 MARET 2018 , 19:43:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK SUPRIADI

Survey Pilgub Berbeda, Pengamat: Metodelogi memengaruhi hasil

Ilustrasi/Net

RMOLJabar. Pengamat Politik Asep Deni menilai hal yang wajar adanya perbedaan hasil survey terhadap calon gubernur Jawa Barat. Apalagi setiap lembaga survey memiliki metoda berbeda.

"Metodelogi berpengaruh terhadap hasil survey," ujarnya kepada RMOLJabar, Senin (19/3).

Dia mencontohkan, bisa saja calon A lebih unggul lantaran survey lebih banyak ke pendukungnya. Ataupun calon B lebih unggul lantaran hasil surveynya didominasi di lumbung suaranya.

"Jadi survey itu tergantung lembaga survey dan metodeloginya," ucapnya.

Selain itu, jumlah responden dan cakupan wilayah responden pun memengaruhi hasil survey. Tak hanya itu, survey yang dilakukan cukup mewakili atau tidak.

"Jadi survey ini boleh dilakukan dan bisa berbeda hasilnya," ungkapnya.

Namun, kata Asep Deni, setiap hasil survey, biasanya lembaga survey mendeskripsikan hasilnya. Hal itu termasuk metodelogi yang digunakan.

"Nanti bisa ketahuan dari metodelogi dan orang- orang yang disurveynya. Misalnya ada metodelogi yang berdasarkan strata pekerjaan, pendidikan.  Selain itu, ada juga survey dengan cara acak. Banyak metoda survey itu. Jadi hasil tergantung metoda survey," pungkasnya. [jar]

Komentar Pembaca