Kuasa Hukum Berharap Kasus Gereja Masehi Segera Disidangkan

Hukum  SELASA, 20 MARET 2018 , 22:19:00 WIB | LAPORAN: LANNIE RACHMAN

Kuasa Hukum Berharap Kasus Gereja Masehi Segera Disidangkan

Kuasa Hukum Jenny Sihombing, Sinar Bintang Aritonang.

RMOLJabar. Kasus Mantan bendahara Jamaat Gereja Masehi Hari Ketujuh Universitas Advent Indonesia berinisial DS,  hingga kini masih terlunta-lunta belum di P21 kan.

Padahal DS telah di laporkan oleh Jenny Sihombing sejak 28 April 2016 lalu. Hal tersebut dikatakan,
"Bakwa kliennya yaitu, Jenny sejak April 2016 lalu, telah membuat melaporkan DS di Polda Jabar, dengan laporan Polisi nomer LP.B/422/IV/2016/JBR pasal 374 tentang penggelapan uang yang terjadi pada tahun 2012 lalu di Gereja Masehi Hari Ketujuh Jamaat Universitas Advent Indonesia, yang di lakukan oleh DS yang saat ini menjabat sebagai bendahara Universitas Advent Indonesia yang berada di Bandung," kata Kuasa Hukum Jenny Sihombing, Sinar Bintang Aritonang.

Sinar Bintang mengungkapkan, uang yang diduga digelapkan oleh DS adalah uang persembahan buka-tutup tahunan, uang bantuan abtisan dari kantor Konferens Advent Jawa Barat, uang bunga ank, uang bantuan pembelian LCD untuk gereja.

Ia menduga, masih banyak penggelapan lainnya yang diduga dilakukan oleh DS.

"Setelah di laporkan ke Polda Jabar, kami mendapatkan informasi bahwa kasus tersebut telah di limpahkan pada Sat Reskrim Polres Cimahi melalui nomer B/492/V/2016, pada 17 Mei 2016 lalu," ungkapnya.

Lebih lanjut Sinar Bintang mengatakan, bahwa pihaknya pada 20 februari 2018 lalu, telah mendapatkan kabar dari Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adi Putra, menyatakan bahwa kasus tersebut telah di gelar perkarakan.

Bahkan, kata dia,  pihaknya telah mengikuti gelar perkara tersebut.

Bahkan,  pihak kepolisian telah memeriksa 11 orang saksi,  ditambah satu keterangan saksi ahli.

"Di dalam gelar tersebut sebenarnya sudah terang benderang hasil penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polres Cimahi atas laporan klien saya," imbuhnya.

Setelah dilakukan penyidikan, lanjut Sinar Bintang, Kasat Reskrim Polres Cimahi menginformasikan dari hasil penyidikan telah ditemukan adanya dua hasil audit yang berbeda yaitu, hasil audit Konfensi Jabar dan hasil audit GCAS Manila.

Artinya, imbuh dia, penyidik telah menemukan bukti permulaan yang cukup akan adanya tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang diduga dilakukan oleh DS.

"Kami sangat mengapresiasi penyidik Polres Cimahi, atas kerja kerasnya sekitar dua tahun ini, yang melakukan penyidikan terhadap laporan dari klien kami. Kami berharap, kasus ini segera di limpahkan di P18 kan, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), sehingga dalam waktu yang tidak lama lagi kasus ini segera di P21 kan oleh JPU," pungkasnya. [jar]

Komentar Pembaca
Demokrat Akui Main Dua Kaki

Demokrat Akui Main Dua Kaki

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00