KAHMI Berharap HMI NTT Punya Sensitivitas Sosial Keumatan

Politik  MINGGU, 08 APRIL 2018 , 05:01:00 WIB

KAHMI Berharap HMI NTT Punya Sensitivitas Sosial Keumatan

Net

RMOLJabar. Pemerintah memiliki harapan agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terus berkontribusi nyata dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Begitu kata Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) Anwar Pua Geno saat membuka Intermediate Training II Tingkat Nasional HMI Cabang Ende bertajuk 'Menifestasi Kualitas Insan Cita dalam Mengawal Cita-cita Kemerdekaan', di Aula Ine Pare Ende, Sabtu (7/4).

Presiden Joko Widodo, kata dia, dalam Musyawarah Nasional (Munas) di Medan, November 2017 lalu, memina kepada HMI untuk tetap pada indentitas sebagai aktivis.

Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap agar kader dan alumni HMI tidak melupakan jati diri dalam mewujudkan insan akademis pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur

"Itu disampaikan awal Maret 2018 lalu saat KAHMI seluruh Indonesia diundang Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Istana Wakil Presiden di Jakarta," jelas Ketua DPRD NTT itu.

Senada dengan harapan pemerintah, APG begitu ia disapa, ingin agar kader HMI NTT untuk terus berdiri sebagai arus utama perubahan di tengah pasang surutnya bangsa ini.

"Mungkin zaman kita sudah berbeda, namun hakekatnya sama saja bahwa sebagai seorang aktivis, kita harus tetap memiliki sensitivitas, kepekaan dan kepedulian sosial keumatan, kemasyarakatan, daerah dan bangsa ini, sebagaimana jati diri seorang aktivis," tutuk ketua HMI Cabang Kupang periode 1991-1992 itu. [jar]

Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00