Saat Razia Miras, Polisi Pergoki Lima Pejudi Online

Hukum  SENIN, 09 APRIL 2018 , 23:35:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Saat Razia Miras, Polisi Pergoki Lima Pejudi Online

AKBP Roland Ronaldy

RMOLJabar. Dari rencana awal melakukan pengembangan atas miras dan peredaran Narkoba, jajaran petugas Sat Narkoba Polres Cirebon kota, justru temukan lima pelaku judi Online lintas wilayah Cirebon di Kawasan Perumahan yang tidak jauh dari Mako Polsek Kedawung, kecamatan Kedawung kabupaten Cirebon, Senin (9/4).

Penggrebegan yang dilakukan di kawasan perumahan yang dijadikan tempat markas perjudian online itu, langsung dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, dengan dibantu Jajaran Polsek Kedawung. Petugas menemukan sejumlah pria yang tengah asik bermain judi game online didalam sebuah kontrakan rumah.

"Awalnya anggota kami memang sedang melakukan razia atau pengembangan peredaran miras dan Narkoba, tapi saat melakukan penyisiran di sejumlah kontrakan atau kamar kos, anggota kami temukan sejumlah pria yang sedang bermain game, saat kita cek, ternyata mereka sedang asik main judi jenis poxer yang dilakukan secara online," ungkap Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy usai melakukan pengecekan pada rumah kontrakan itu.

Masih dikatakan AKBP Roland Ronaldy, dari penggledahan itu, petugas mengamankan lima orang pelaku, tiga diantaranya berasal dari Jakarta, sedangkan dua orang lainnya berasal dari wilayah kota Cirebon.

Kelima pelaku tersebut sebagai koordinator permainan judi online wilayah Cirebon bahkan skala nasional, seluruh pelaku judi online di Indonesia melakukan permainannya dengan kelima orang ini.

"Kelima orang ini merupakan kordinatornya, namun dikendalikan oleh bandar yang berada di wilayah Jakarta," terang Kapolres Ciko.

Lanjut Kapolres Ciko, Mereka mengaku sudah melakukan aktifitas perjudian itu selama tiga bulan terakhir di kawasan perumahan Kedawung kecamatan Kedawung kabupaten Cirebon.

Menurut Kapolres Ciko, tidak ada yang menyangka di salah satu rumah blok B5, dijadikan sarang permainan judi poxer dengan cara online.

"Kita tangkap 5 tersangka berikut barang buktinya berupa komputer, delapan buah ATM, satu buku tabungan, serta salah satu pelaku di antaranya berinsial B positif narkoba," ujarnya.

Dari hasil interogasi, lanjut Kapolres diketahui mereka telah melakukan aktivitas perjudian online jenis poker itu, menggunakan modal dari mulai Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu mereka maraup keuntungan Rp 1 juta hingga Rp 2 juta dalam satu hari.

"Dari keuntungan yang mereka dapat, akan diserahkan 60 persen ke bandar yang berada di wilayah Jakarta, sedangkan mereka mendapat bagian sebesar 40 persen dari keuntungan itu," jelasnya.

Salah satu pelaku (SI) warga desa Klayan kecamatan Gunungjati kabupaten Cirebon, dirinya mengakui bahwa setiap hari ia diberikan modal Rp 300 ribu perhari oleh bandar.

Dari pemasangan judi online ia mendapatkan untung perhari Rp 1 sampai Rp 2 juta. "Disini saya hanya mengoprasikannya, kalo modal langsung dari bandarnya yang ada di Jakarta, kita bagi 60 persen bandar, kita terima 40 persen dari keuntungan permainan itu," akunya.

Dari tangan para pelaku, Kapolresta Ciko didampingi Kasat Narkoba Polres Ciko Achmad Gunawan dan Kapolsek Kedawung Tutu Mulyana berhasil menangkap barang bukti berupa 7 unit komputer, 8 buah ATM dan 15 buku tabungan dari berbagai Bank. [jar]

Komentar Pembaca
Soal Mahar, Sandi Siap Dipanggil Bawaslu

Soal Mahar, Sandi Siap Dipanggil Bawaslu

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Menteri Kok Jadi Timses Jokowi?

Menteri Kok Jadi Timses Jokowi?

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

"Jokowi" Terpelanting, #2019GantiPresiden

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 19:00:00