Debat Putaran II, Pengamat Ungkit Gaya Ruly Yang Seolah-Olah Akademisi

Politik  SENIN, 16 APRIL 2018 , 20:48:00 WIB | LAPORAN: SONY FITRAH P

Debat Putaran II, Pengamat Ungkit Gaya Ruly Yang Seolah-Olah Akademisi
RMOL. Pasangan Calon Nomor urut 1 Nurul Arifin-Chaerul Yaqin Hidayat (Nuruli) tampil dengan gaya kekinian dan banyak bicara data pada ajang debat putaran kedua di Pilwalkot Bandung 2018. Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pasundan Kota Bandung Deden Ramdan saat dihubungi awak media Senin (15/4).

Deden menilai kelemahan paslon tersebut terdapat pada pendekatan big data yang banyak menyampaikan data terkait kota Bandung, namun paslon Nuruli ini melakukan blunder saat menyebutkan nama-nama perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran.

"Paslon ini menyebutkan akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi yang punya fakultas kedokteran seperti Unpad, Unpar, dan Unjani. Padahal  di Unpar tidak punya (fakultas kedokteran, Ini hal kecil tapi prinsip," katanya.

Dadan menjelaskan big data adalah istilah yang menggambarkan volume data yang besar, baik data yang terstruktur maupun data yang tidak terstruktur. Big Data telah digunakan dalam banyak bisnis. Tidak hanya besar data yang menjadi poin utama tetapi apa yang harus dilakukan organisasi dengan data tersebut.

"Selain itu gaya Rully (Chaerul Yaqin Hidayat) menyampaikan hal-hal yang bersifat teoritis seolah-olah dia akademisi padahal sebenarnya bukan," ujarnya.

Deden juga menyampaikan, kelebihan Paslon nomor urut 1 adalah memanfaatkan fenomena kekinian dalam menyampaikan ide dan gagasannya.

"Mereka bicara memgenai big data dengan pendekatan industri 4.0, dan teknologi nano dalam pengolahan sampah, ini beda dengan yang lain," katanya.

Diketahui, Manufaktur 4.0 adalah induatri yang terhubung secara digital, yang seringkali disebut sebagai "Industry 4.0", mencakup berbagai jenis teknologi, mulai dari 3D printing hingga robotik, jenis material baru serta sistem produksi. [jar]

Komentar Pembaca
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Arus Mudik di ASDP Merak
Pelantikan Kasal

Pelantikan Kasal

KAMIS, 24 MEI 2018 , 02:02:00

Kritik Pengesahan RUU Terorisme

Kritik Pengesahan RUU Terorisme

SABTU, 26 MEI 2018 , 06:01:00