Pacar Enggan Tanggung Jawab, Ibu Muda Buang Bayi Di Atas Genteng

Peristiwa  SENIN, 16 APRIL 2018 , 22:35:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Pacar Enggan Tanggung Jawab, Ibu Muda Buang Bayi Di Atas Genteng
RMOL. SM (18) remaja asal Kampung Sindangsari,  RT.04 RW.10, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung tega membuang darah daging hasil hubungan gelap di atas genteng rumah tetangganya.

Terbungkus kantong plastik hitam, jasad bayi lengkap dengan tali ari ditemukan pemilik rumah Esih di Blok Cisegel, Jalan Sindang Sari Barat RT 02/09, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi 10 April 2018 sudah tak bernyawa.

Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman mengungkapkan, penemuan jasad bayi terungkap saat  pemilik rumah menyuruh anaknya yang bernama Sandi Wijaya  mengecek sumber bau busuk tersebut.

"Dari situlah terungkap bahwa bau busuk berasal dari mayat bayi di dalam plastik, posisinya berada di atap rumah dihimpit genteng," ucapnya di Mapolsek Cimahi Selatan, Senin (16/4).

Saat ditemukan, kondisi bayi sangat mengenaskan membusuk lengkap dengan tali ari, diperkirakan sudah dibuang lebih dari tiga hari.

Penyelidikan yang dilakukan Polisi mengarah pada SM, seorang karyawati home industri pembuat pernak-pernik boneka milik Dadang, rumahnya bersebelahan dengan penemuan bayi.

Namun, SM diketahui sudah pulang ke rumahnya di Kabupaten Bandung. Polisi pun mengejar pelaku dan dilakukan interogasi.

"Akhirnya tersangka mengakui perbuatannya, bayi ini hasil hubungan gelap dengan mantan pacar ini malu karena hamil di luar nikah, apalagi hubungannya dengan mantan pacarnya itu juga tidak direstui oleh keluarga," kata kapolsek.

Selama mengandung, terang Sutarman, majikan dan rekan seprofesi tak menaruh curiga jika SM sedang mengandung. Perawakannya yang tambun menyamarkan buncit perutnya.

"Keterangan tersangka bayi tersebut tidak lahir prematur dan sudah waktunya lahir. Persalinan juga dilakukan tanpa bantuan orang lain di sebuah kamar mandi milik majikannya,"papar dia.

Akibat perbuatannya, SM dijerat pasal 341 dan 342 tentang pembunuhan anak kandung dengan ancaman maksimal tujuh tahun kurungan penjara.

Dihadapan penyidik SM menuturkan, bahwa kelahiran bayinya itu dilakukan tanpa bantuan orang lain. Saat itu dirinya hanya mengira  mules dan sakit perut.

Dipikir akan BAB, Ia bergegas pergi ke kamar mandi. Namun rupanya jabang bayi keluar tanpa menangis.

"Saya kira telah meninggal karena tidak bersuara,"ujarnya.

Ditanya motif apa yang membuat dirinya nekat membuang bayi, SM mengaku malu atas kehamilannya dan tercetus ide naik ke atap rumah lalu membuang bayinya ke genteng rumah tetangga setelah dibungkus kantong plastik.

"Saya malu sama keluarga apalagi mantan pacar juga tidak mau bertanggungjawab atas kehamilan ini," ucapnya. [jar]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00