Curhat Kardi Saat Rumahnya Mendapat Program Rutilahu

Peristiwa  SELASA, 17 APRIL 2018 , 01:02:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Curhat Kardi Saat Rumahnya Mendapat Program Rutilahu
RMOL. Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Kodim 0620/kabupaten Cirebon sasar bidang Rutilahu. Kardi, penerima Program Rutilahu merasa senang, gembira campur sedih.

Kepada RMOL, Kardi (45) mengungkapkan perasaannya. Ia merasa senang dan tak menyangka kalau rumahnya bisa menjadi permanen dan berubah total.

Kardi menceritakan bagaimana kronologi awal hingga rumah yang biasa Ia huni bersama istrinya bisa menjadi target Program Rutilahu TMMD ke-101.

"Awite, sedurunge diphoto-photo, wis dijepret-jepret, eh skien anjog jadi nyata," (Awalnya, sebelumnya dipoto-poto, dijepret-jempret pakai kamera, tak tahunya sekarang tiba direalisasi), ungkap Kardi dengan senang saat ditemui di rumahnya di Blok I RT 003 RW 001 desa Gembongan Mekar kecamatan Babakan kabupaten Cirebon, Senin (16/4).

Kardi menyebutkan pelaksanaan Rutilahu di rumah miliknya, selain dilakukan oleh Satgas TMMD ke-101, juga mendapatkan bantuan dari sanak saudaranya. Ia merasa terkesan dengan adanya kerja bareng (gotong royong) antara saudara-saudaranya dengan Satgas.

Padahal, ungkap Kardi, untuk membangun rumah dari awal tak akan mampu Ia lakukan lantaran kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan.

"Aku iki anak siji-sijine, niku tanah deke wong tua, listrik wis ana. Amun gawe dewek ya ra anjog. Suwe gawene. Maka e tukang ge sedulur aku. Sedulur-sedulur pada teka mbantoni," (Saya ini anak satu-satunya, itu tanah milik orang tua sendiri, di dalam rumah sudah ada listrik sebenarnya, tapi kalau bangun rumah sendiri tak mungkin bisa. Lama bangunnya. Makanya tukang juga saudara sendiri. Saudara-saudara saya datang ikut membantu) ujar Kardi yang sehari-hari mencari nafkah sebagai tukang Becak ini.

Kendati demikian, Kardi merasa sedih dan histeris. Baginya bagaikan mimpi bisa punya rumah permanen dan layak huni.

"Bengen baka turu ya watir kenang udan, bocor. Saiki wis ora watir," (Sebelumnya, kalau tidur di rumah ya khawatir terkena hujan, atap rumah bocor. Sekarang sudah tidak khawatir lagi)" isak-sedu Kardi ditemani istrinya.

Kardi mengucapkan syukur dan berterimakasih mendapatkan program tersebut.

"Ya terimakasih. Ya dadi Bapak ya mudah-mudahan dawa umure. Ya sing nganggo umah ge pada dawa umure," (Ya berterimaksih. Semoga Bapak/Dandim panjang umur. Begitu juga yang menggunakan rumah panjang umur juga)," kata Kardi mendoakan.

Sementara, Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Kapten Inf Mukmin menjelaskan pembangunan Rutilahu milik Kardi bermula dari keadaan nol. "Itu pembangunan rumah dari nol, selama 12 hari bangunan sudah kelihatan kokoh," ungkap Kapten Inf Mukmin sambil tersenyum.

Dalam pantauan RMOL, tampak di sebelah rumah Kardi, gibik berbahan kulit rotan bekas tembok bangunan lama. Satgas TMMD ke-101 bersama keluarga Kardi bergotong-royong membangun rumah.[gun]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00