Belum Ada Angkutan Online di Sukabumi Melakukan Uji KIR

Pemerintahan  KAMIS, 26 APRIL 2018 , 22:47:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK SUPRIADI

Belum Ada Angkutan Online di Sukabumi Melakukan Uji KIR
RMOL. Kepala Bidang Lalulintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Imron Wardhani mengatakan, belum ada angkutan online di Kota Sukabumi yang melakukan uji KIR. Padahal, uji KIR merupakan salah satu syarat untuk kendaraan online. Hal itu juga tertuang di dalam Permenhub nomor 108 tahun 2017.

"Sejauh ini di Kota Sukabumi belum ada yang uji KIR," ujarnya saat berdiskusi dengan sejumlah badan hukum angkutan online di Jalan Selabintana, Kamis (26/4) petang.

Sehingga, baik angkutan online yang sudah masuk ke badan hukum ataupun tidak, mereka belum melakukan uji KIR. Padahal, setiap kendaraan umum yang tisak uji KIR bisa terkena sanksi. "Ada sanksinya bagi kendaraan umum yang tidak uji KIR di undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas angkutan jalan," ucapnya.

Sejauh ini, kata Imron baru ada empat badan hukum yang tercatat di Dinas Perhubungan Kota Sukabumi. Ke empat badan hukum yang menaungi angkutan online ini adalah Himpunan Transportasi Online Bersama (HTOB), Darussalam, Kobanter Baru, dan anak bangsa. "Dari setiap badan hukum itu memiliki kuota driver mobil online masing-masing. Seperti halnya HTOB 50, Darussalam 35, Kobanter Baru 25, dan anak bangsa 30. Sementara kuota angkutan online di Kota Sukabumi maksimal 483. Terkait jumlah ini, kami tidak tahu pastinya," ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap semua angkutan online dibKota Sukabumi bisa melaksanakan uji KIR. Dinas Perhubungan akan membantu dan melayani. "Kami siap membantu, bahkan pelaksanaan uji KIR dijamin tanpa pungli dan yang lainnya," terangnya.

Ketua Umum HTOB Michael Pratama Jaya mengatakan, biaya uji KIR yang mahal membuat driver online belum melaksanakan salah satu syarat di Permenhub 108 tahun 2017 itu. Sebab, berdasarkan Perda di Kota Sukabumi uji KIR tersebut mencapi Rp230ribu. "Biaya KIR mahal yang menjadi kendala hingga saat ini. Di Bandung saja hanya Rp85ribu sedangkan di kita (Kota Sukabumi) mencapai Rp230ribu," paparnya

Oleh karena itu, saat ini, koperasi ataupun badan hukum angkutan online di Sukabumi sedang memperjuangkan agar biaya uji KIR bisa dipermurah. Sehingga tidak memberatkan para dirver online. "Kami mencoba berkomunikasi denfan penentu kebijakan agar biaya KIR bisa diturunkan. Walaupun KIR ini mengacu kepada Perda. Tapi kami minta dalam menjalankan regulasinya tidak memberatkan driver online untuk melaksanakan salah satu syarat di Permenhub 108 tahun 2017," pungkasnya. [bon]

Komentar Pembaca
Bahas Penantang Terkuat Jokowi

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 05:47:00

Resmikan Sekber Pilpres

Resmikan Sekber Pilpres

SABTU, 28 APRIL 2018 , 03:29:00

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

SELASA, 24 APRIL 2018 , 11:49:00