DPD KNPI Minta Polisi Sentuh Pejabat Disdik

Politik  SABTU, 12 MEI 2018 , 19:14:00 WIB | LAPORAN:

DPD KNPI Minta Polisi Sentuh Pejabat Disdik
RMOLJabar. Terbongkarnya dugaan korupsi dan pungli di UPTD Pendidikan Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya oleh Kepolisian Polres Tasikmalaya harus dijadikan momentum untuk bersih bersih korupsi di tubuh Dinas Pendidikan. Karenya nyatanya, praktik dugaan korupsi dan pungli di dunia pendidikan sudah menjadi rahasia umum.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya Nana Sumarna mengatakan, pihaknya mengapresiasi prestasi Polres Tasikmalaya membongkar praktik dugaan korupsi dan pungli penyelewengan dana Bos.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja kepolisian, tapi ini menjadi titik ungkit pemberantasan korupsi di tubuh Dinas Pendidikan terutama soal dana Bos," papar Nana melalui sambungan telepon, Sabtu (12/5).

Nana meminta kepada kepolisian untuk menyentuh pejabat di Dinas Pendidikan. Karena ia melihat praktik dugaan korupsi dan pungli yang terjadi di UPTD Pendidikan Kecamatan Salawu tidak mungkin dilakukan oleh Kepala stafnya saja.

"Sentuh juga atasan dari UTPD itu, dalam hal ini Pejabat di tingkat Dinas, mulai dari kasie, Kabid dan Kadis. Karena tidak mungkin terjadi tanpa ada perintah dari atasan," paparnya.

Selain itu, Nana jga mendorong Kepolisian untuk membongkar aliran dana dari UPTD Pendidikan Kecamatan Salawu. Dengan begitu publik akan mengetahui siapa saja yang memakan uang haram Bantuan Operasional Sekolah (Bos).

"Pengusutan kasus ini harus tuntas, karena menyangkut marwah Kabupaten Tasikmalaya dan dunia pendidikan. Bila perlu sampai akarnya, siapa dalangnya dan siapa yang menikmati uang hasil korupsi itu," pungkas Nana dengan nada tegas.[gun]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA