Didesak Minta Maaf Soal Terorisme, PKS Sebut Tuntutan FPB Salah Alamat

Politik  RABU, 16 MEI 2018 , 16:31:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Didesak Minta Maaf Soal Terorisme, PKS Sebut Tuntutan FPB Salah Alamat
RMOLJabar. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat menganggap desakan agar PKS minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas sikapnya yang bungkam pada segala bentuk kejahatan teroris merupakan salah alamat.

Wakil Sekretaris Umum DPW PKS Jabar, Agus Andi Setiawan menjelaskan, tuduhan yang dialamatkan terhadap partai besutan Sohibul Iman itu juga lemah. Pasalnya, Forum Pasundan Bergerak ( FPB) tidak bisa menunjukkan bukti perihal PKS mendukung aksi terorisme.

"Tuntutannya minta maaf, apa salah kita? Gak ada yang kita lakukan," ucap Agus kepada RMOLJabar, Rabu (16/5).

Dia menuturkan, salah satu tokoh PKS di pusat hanya memberikan sebatas arahan jangan sampai berbagai kasus yang terjadi di Indonesia di politisasi oleh pihak yang sengaja memperkeruh suasana. Sehingga pada akhirnya tercipta suasana tidak kondusif.

"Itu yang harus kita antisipasi. Jadi kita tidak tuduh sana-sini sama sekali. Bahkan kita tidak bungkam," ujar Agus.

Dia menegaskan, tokoh PKS di Pusat juga ketika mendengar aksi terorisme kembali terjadi akhir-akhir ini langsung mengutuk keras. Aksi tersebut tidak dibenarkan dari sisi kemanusiaan maupun keislaman.

"Platform kita sama sekali tidak sesuai dengan aksi seperti itu," pungkas Agus.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengaku sempat mengeluarkan pernyataan berisi kekhawatiran teror bom di sejumlah tempat bakal menjadi celah bagi pihak tertentu untuk dipolitisasi.

Hal itu terjadi jika polisi lamban mengusut dalang dibalik teror bom yang belakangan terjadi.

Mardani menjelaskan, maksud dari ucapannya itu merupakan dugaan kasus teror bom yang terjadi untuk menyerang kubu oposisi seperti PKS dan Gerindra.

"Mengarahkan kasus teror untuk menekan salah satu pihak. Khususnya untuk oposisi dan yang menjadi kompetitor petahana," tandas Mardani, Senin (14/5). [nie]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Tiba di Pekanbaru

Panglima TNI Tiba di Pekanbaru

JUM'AT, 20 APRIL 2018 , 12:51:00

Resmikan Sekber Pilpres

Resmikan Sekber Pilpres

SABTU, 28 APRIL 2018 , 03:29:00

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 05:47:00