Perempuan Sebagai Rahim Peradaban Bangsa

Pemerintahan  RABU, 16 MEI 2018 , 20:03:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Perempuan Sebagai Rahim Peradaban Bangsa
RMOLJabar. Eksistensi kaum perempuan dalam suatu masyarakat dan bangsa sangatlah menentukan. Ada adagium yang menyatakan baik buruknya suatu bangsa tergantung baik buruknya kaum wanita bangsa tersebut.

Demikian disampaikan Hj. Nur Aisyah Jamil, M.Pd di hadapan lebih dari 50 pelajar SMA/SMK/MA se-Purwakarta, di Aula Sport Center Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Rabu (16/5).

Menurutnya, betapa luar biasa sesungguhnya keberadaan kaum perempuan itu. Perempuan bisa menjadi anak, istri, ibu dan sekaligus pendamping ataupun sahabat bagi kaum lelaki.

Untuk itu hendaknya kaum perempuan harus berupaya menjaga dan melindungi dirinya dari perilaku yang merugikan dirinya disertai ikhtiar meningkatkan kapasitas dan kualitas diri agar terlahir dan terdidik darinya generasi yang lebih baik.

"Perempuan itu rahim peradaban suatu bangsa. Perempuan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan atau kemunduran masyarakat. Oleh karenanya, kaum perempuan jangan mau dilecehkan, jangan berdiam diri apalagi masuk dalam pergaulan yang merugikan diri sendiri. Perempuan yang hebat untuk laki-laki yang hebat," kata Ketua KPAI Kabupaten Purwakarta ini dalam acara Penyuluhan Bahaya Pornografi dan Pornoaksi Bagi Pemuda yang digelar oleh Bidang Kepemudaan.

Aisyah Jamil menambahkan agar generasi muda khususnya kaum perempuan dapat menentukan masa depannya dengan cara menjaga pergaulan.

"Saya berpesan agar para pemudi mampu menjaga pergaulan. Dan para pemudanya juga berusaha melindungi kaum perempuan. Jauhi perbuatan yang mengarah pada perilaku seks menyimpang, seperti pornografi atau pornoaksi. Kita memiliki tradisi dan budaya timur juga ajaran agama yang menuntun kita agar terhindar dari kerusakan dan kehancuran," ujar Kepala SMAN 1 Campaka ini.

Sementara, Kabid Kepemudaan menuturkan bahwa kegiatan penyuluhan tentang bahaya pornografi dan pornoaksi merupakan salahsatu program pembinaan bagi pemuda dalam rangka memperbaiki moralitas generasi muda bangsa.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal ilmu pengetahuan dan wawasan bagi para pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki kecerdasan baik intelektual, emosional dan spiritual. Terlebih beberapa saat lagi, memasuki  bulan ramadan," ujar Ahmad Arif Imamulhaq. [bon]

Komentar Pembaca
Soal Mahar, Sandi Siap Dipanggil Bawaslu

Soal Mahar, Sandi Siap Dipanggil Bawaslu

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Menteri Kok Jadi Timses Jokowi?

Menteri Kok Jadi Timses Jokowi?

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

"Jokowi" Terpelanting, #2019GantiPresiden

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 19:00:00