Aher: Pendidikan Pemacu Pembangunan Di Jawa Barat

kang Aher  SABTU, 09 JUNI 2018 , 20:30:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Aher: Pendidikan Pemacu Pembangunan Di Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberikan kuliah umum dengan tema "Memacu Peran Pembangunan Jawa Barat dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Indonesia" di Universitas Padjajaran Jatinangor Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/6).

Kuliah Umum ini juga dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Hewan Prodi Kedokteran Hewan di Kampus Unpad Jatinangor.

Dalam paparannya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyoroti masalah pendidikan yang harus terus dikembangkan, mengingat Jawa Barat merupakan Provinsi terbesar dengan jumlah penduduk hampir 20 persen mewakili Indonesia.

"Ketika berbicara Jabar merupakan Provinsi yang sangat menentukan karena hampir 20 persen Indonesia ada di Jawa Barat. Oleh karena itu apabila kita menyelesaikan Jawa Barat sama dengan menyelesaikan hampir seperlima Indonesia," kata Aher sapaannya.

Selanjutnya kata Aher, di Jawa Barat sendiri ada ketimpangan pendidikan, dimana di Provinsi terbesar ini baru beberapa Perguruan Tinggi Negeri yang hadir jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Swasta.

"Dengan jumlah penduduk rasionya sangat tinggi, untuk itu kami ada inisiatif menjadikan Perguruan Tinggi Swasta menjadi Negeri. Alhamdulillah Unsil di tasikmalaya, Unsika juga menjadi Negeri di karawang, kemudian Alhamdulillah pada saat bersamaan ada Unpad Pangandaran, ITB Cirebon, dan IPB Sukabumi. Itu lima kampus baru Alhamdulillah," tegasnya.

Sehingga kata Aher, peran Perguruan Tinggi lah yang mampu menjadi pendorong dalam memajukan Provinsi Jawa Barat ini. Karena tidak akan ada kebaikan bagi sebuah bangsa kecuali dimulai dengan pendidikan terlebih dahulu.

"Jadi sebetulnya perancang peradaban adalah dosen dan guru. Bahkan Unesco pernah mengeluarkan rilis bahwa pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap daya beli sebesar 0,94 point jadi 94 persen secara signifikan pendidikan berpengaruh pada kesejahteraan seseorang," pungkasnya. adv/RMOLJabar

Komentar Pembaca