BKSDA Lepasliarkan Macan Tutul Di Gunung Tilu

Ragam  KAMIS, 21 JUNI 2018 , 15:45:00 WIB | LAPORAN: LANNIE RACHMAN

BKSDA Lepasliarkan Macan Tutul Di Gunung Tilu

Saat ini kondisi hewan bernama latin Panthera Pardus Melas sudah sehat setela menjalani perawatan di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo beberapa waktu.

"Setelah menjalani pemulihan selama kurang lebih 17 hari, maka dinyatakan bahwa macan tutul sudah layak untuk dikembalikan ke rumahnya," kata Kepala Bidang KSDA Wilayah II (Soreang) Memen Suparman Bandung Zoo, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jabar, Kamis (21/6).

Ia  mengatakan, saat ini kondisi macan tutul sudah jauh lebih baik dibandingkan pertama kali ditemukan di kandang ayam warga. Saat itu, katanya, kondisi fisik macan tutul terbilang memprihatinkan.

"Secara fisik bisa dilihat saat datang kondisinya kurus. Waktu itu juga sakit dan tidak bersuara," kata Memen.

Kepala Kesehatan dan Penelitian Kebun Binatang Bandung, Dedi Trisasongko, hasil pemeriksaan secara fisik yang dilakukan pada 20 Juni 2018 terhadap macan tutul tersebut telah berangsur pulih.

"Setelah diberikan makan berupa campuran daging ayam sebanyak 2 kilogram dan daging sapi sebanyak 1 kilogram setiap harinya, semua habis termakan. Juga setelah diberikan multivitamin untuk mempertahankan daya tahan tubuh, kondisi kesehatan secara umumnya sudah baik," papar Dedi.

Menurut Dedi, kondisi satwa tersebut sudah aktif dan menunjukkan respons baik dan siap dilepasliarkan.

"Nafsu makan baik, juga kondisi feses berbentuk, dan awalnya yang tidak bisa mengaum sekarang sudah bisa. Kami berusaha segera melepasliarkannya karena insting berburu di alam liarnya tidak hilang," sambung Dedi.

Macan tutul tersebut dikirim ke Bandung Zoo setelah dievakuasi oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dari kandang ayam warga di Pangalengan pada Senin (4/6) lalu.

Sebelumnya, warga Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung digegerkan dengan kemunculan macan tutul. Hewan yang mempunyai nama latin Panthera Pardus ini terjebak di dalam kandang ayam. Ia memangsa tiga ekor ayam dan dua ekor itik.

Macan tutul masuk pemukiman dari pihak keamanan setempat, Minggu (3/6/2018) lalu. Macan tutul tersebut diperkirakan masuk dan terperangkap dalam kandang unggas pada malam hari sebelumnya. Macan tutul telah memangsa 3 ekor ayam dan 2 ekor itik.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan BBKSDA Jabar yang dibantu personel dan peralatan senapan bius dari Bonbin Bandung langsung meluncur menuju ke lokasi kejadian.

Tim gabungan tiba di lokasi kejadian sekitar Pukul 23.15 WIB, penangkapan dilakukan dengan metode penembakan bius.

Macan tutul tersebut akan dilepasliarkan di kawasan Gunung Tilu, Pangalengan tempat asalnya. Kawasan tersebut merupakan 'rumah' dari hewan dilindungi  itu. [nie]





Komentar Pembaca
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Arus Mudik di ASDP Merak
Pelantikan Kasal

Pelantikan Kasal

KAMIS, 24 MEI 2018 , 02:02:00

Kritik Pengesahan RUU Terorisme

Kritik Pengesahan RUU Terorisme

SABTU, 26 MEI 2018 , 06:01:00