Survey Terbaru INSTRAT: Deddy-Dedi Unggul

Politik  JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 17:37:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Survey Terbaru INSTRAT: Deddy-Dedi Unggul

Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi/Net

RMOL. Masa Kampanye Pilkada Jawa Barat sudah memasuki masa-masa akhir, pada tanggal 27 Juni 2018 masyarakat Jawa Barat akan menentukan pilihannya untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang baru, untuk lima tahun yang akan datang.

Berbagai lembaga survey mulai menjajakan rilisnya atau hasil surveynya terkait Pilgub Jabar, satu diantara lembaga survey yang merilis hasil surveinya yaitu Indonesia Strategic Institute (INSTRAT).

Berdasarkan Hasil survey yang dilakukan INSTRAT, dinamika kompetisi antar pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur, semakin mengerucut pada dua kekuatan dominan yaitu Paslon nomor urut satu dan Paslon nomor urut empat yakni Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

"Perolehan popularitas, tidak banyak perubahan yang signifikan dalam rentang waktu 1,5 bulan terakhir pada kedua paslon tersebut masih unggul," ucap Dewan Pakar INSTRAT, Sidrotun Naim, JL. Linggawastu, Kota Bandung, Jum'at, (22/6/18).

Berdasarkan Hasil survey yang dilakukan INSTRAT, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi masih berada di urutan tertinggi dengan potensi elektabilitas sebesar 38,17%, disusul pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) sebesar 33,92%, selanjutnya pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) sebesar 8,67%, sementara diurutan terbawah yakni pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) sebesar 8,50% dan untuk responden yang belum menentukan pilihan sebesar 10,33% dan Golput 0,42%.

"Harapan kemenangan hanya akan ada pasa dua paslon yakni Rindu dan Deddy-Dedi, dengan selisih potensi elektabilitas yang tipis yaitu 4,25%, kedua paslon ini peluangnya relatif sama besar," ujar Sidrotun dalam konferensi persnya.

Sidrotun mengungkapkan, tingginya angka elektabilitas paslon nomor empat, tak lepas dari elektabilitas Deddy Mizwar sebagai publik figur di Indonesia.

"Deddy Mizwar ini kan punya modal sosial yang cukup tinggi yah, selain artis, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar," ungkapnya.

Selanjutnya, Sidrotun menambahkan dengan ketatnya persaingan antara kedua paslon tersebut, diharapkan kedua belah pihak dapat saling mengawasi guna menciptakan pilkada Jabar yang berkualitas.

"Ya harus saling memberikan edukasi politik dan demokrasi bagi publik, tetap menjaga integritas pilkada," pungkasnya.

Perlu diketahui, survey yang dilakukan INSTRAT yakni pengumpulan data berbasis wawancara terstruktur, Face to face (tatap muka) ke responden dengan usia minimal 17 tahun, rentang pengambilan data yaitu pada 18-21 Juni 2018 dengan cara multistage random sampling, meliputi 295 desa/kelurahan dari 243 kecamatan di 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Jumlah Responden 1200 orang, dengan margin of error sebesar 2,83%. [jar]

Komentar Pembaca