Direktur IPI: Tugas Polri Adalah Pengamanan, Bukan Pemenangan

Politik  SABTU, 23 JUNI 2018 , 13:49:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Direktur IPI: Tugas Polri Adalah Pengamanan, Bukan Pemenangan
RMOLJabar. Dalam undang-undang tentang Polri secara tegas dinyatakan Polri harus netral dan tidak boleh berafiliasi dengan partai politik (parpol). Demikian pula dengan TNI.

Oleh karena itu, Direktur Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengatakan, TNI dan Polri harus secara konsisten menjalankan amanat undang-undang. Mereka tidak boleh berpolitik dengan alasan apapun.

"TNI-Polri harus istiqomah, taat hukum dan undang-undang. Tidak boleh berpolitik meskipun ada calon yang berlatar belakang TNI-Polri," ungkap Karyono kepada RMOLJabar, Sabtu (23/6).

Pernyataan tersebut dikatakan Karyono sebab ada kecenderungan calon kepala daerah yang berlatar belakang kepolisian menggunakan institusi Polri untuk proses pemenangan. Hal itu, kata Karyono, tidak sesuai dengan tugas Polri yang sebenarnya.

"Tugas Polri adalah pengamanan, bukan pemenangan," tegas Karyono.

Di beberapa daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada), tutur Karyono, ada calon-calon yang berlatar belakang TNI-Polri. Ia memberi contoh antara lain Jawa Barat, Maluku, dan Sumatera Utara.

Menurutnya, akan ada dampak negatif apabila terbukti calon-calon tersebut menggunakan institusinya untuk pemenangan. Dia memandang, konflik bisa saja terjadi. [bon]

Komentar Pembaca
Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00