Lapas Kelas I Cirebon Dikenal Sebagai Pusat Produksi Industri Tekstil

Hukum  SABTU, 23 JUNI 2018 , 16:29:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Lapas Kelas I Cirebon Dikenal Sebagai Pusat Produksi Industri Tekstil
RMOLJabar. Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Indro Purwoko mengemukakan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cirebon sudah dikenal semenjak dulu sebagai Lapas Industri.

Hal itu dikatakannya kepada awak media usai acar Sertijab dan Lepas Sambut Kalapas 1 Cirebon dari Heni Yuwono, BC, IP, S.Sos, M.Si (Kalapas Lama) kepada Agus Irianto, BC, IP, SH, M.Si (Kalapas Baru) di jalan Kesambi nomor 38 kota Cirebon, Sabtu (23/6).

"Lapas kelas 1 Cirebon ini lapas dari jaman dahulu sudah menjadi lapas industri dan salah satu kegiatannya adalah tekstil. Mungkin dari jaman penjajahan. Sampai hari ini masih berjalan," ungkap Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Indro Purwoko.

Oleh karenanya, kata Ia, Ia berharap dengan telah dilaksanakannya Sertijab dan Pisah Sambut dari Kalapas Lama kepada Kalapas Baru, aktivitas produksi tekstil dan jenis kegiatan industri lainnya bisa ditingkatkan.

Kalapas yang baru, lanjutnya, harus mampu bersinergi dengan stackholder terkait sehingga kualitas industri semakin meningkat.

"Tentunya dengan koordinasi dengan instansi terkait, mitra kerja kita. Untuk pemasarannya seperti apa, hasil produksinya seperti apa, mutu kualitasnya seperti apa. Supaya bisa bersaing dengan produk-produk yang di luar Lapas. Kita punya tenaga yang sebetulnya ongkos produksi jauh relatif murah. Tapi kualitas ini yang perlu ditingkatkan," ujarnya.

Sementara, Kalapas Kelas I Cirebon Agus Irianto, BC, IP, SH, M.Si mengatakan sebelum jauh melangkah, pihaknya mengupayakan proses adaptasi terlebih dahulu. Baru kemudian, setelah itu fokus menjalankan pola pembinaan yang sudah ada untuk dilanjutkan.

"Yang pasti saya adaptasi dulu dengan situasi dan kondisi yang ada di sini. Kemudian saya akan lanjutkan dan teruskan apa yang telah dilaksanakan oleh Kalapas yang lama," ungkap Agus Irianto Pria kelahiran Kuningan Jawa Barat ini.

Senada dengan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Agus Irianto menyatakan, akan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan dan mengharumkan nama baik Lapas Cirebon. Ia menyebutkan sejumlah 850 warga binaan yang ada di LP Kelas 1 Cirebon cukup potensial untuk mengembangkan produk dunia Industri di wilayah 3 Cirebon.

"Lapas Cirebon sudah dikenal dengan lapas Industri. Nah ini yang menjadi PR ke depan. Sehingga nama lapas 1 Cirebon ini harus bisa tetap eksis, karena nama lapas Cirebon ini sudah sampai kemana-mana. Seperti (produksi) bola sudah dipakai di Asian Games," tandasnya.[gun]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00