Notice: Trying to get property of non-object in /var/www/html/template_header.php on line 40

Notice: Trying to get property of non-object in /var/www/html/template_header.php on line 41

Notice: Trying to get property of non-object in /var/www/html/template_header.php on line 42

KNPI Minta Mendagri Tangguhkan Rotasi Di Pemkab Bandung Barat

Politik  SELASA, 10 JULI 2018 , 19:26:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

KNPI Minta Mendagri Tangguhkan Rotasi Di Pemkab Bandung Barat
RMOL. Kegaduhan rencana rotasi mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang digagas Plt Bupati Yayat T Soemitra bikin gerah DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

DPD KNPI pun mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan meminta agar mutasi dan rotasi di Pemkab Bandung Barat ditangguhkan.

"Suratnya sudah selesai dibuat, Insya Allah besok dikirim ke Mendagri. Apa yang kami lakukan ini untuk menyelamatkan harmonisasi di Pemkab Bandung Barat, jangan sampai pemerintahan jadi chaos. Lagi pula kalau dipaksakan sisi manfaatnya apa? Terutama untuk Plt Bupati Bandung Barat Yayat T. Soemitra yang masa tugasnya kurang dari seminggu lagi," kata Ketua DPD KNPI KBB Lili Supriatna di Padalarang, Selasa (10/7).

Menurutnya, rencana mutasi dan rotasi secara besar-besaran semakin membuat pejabat tertekan. Apalagi sebagian pejabat eselon 2 masih berhadapan dengan proses hukum KPK yang kini sedang berjalan.

"Harusnya ketika memimpin KBB, pulihkan dulu psikologis ASN untuk menuntaskan pekerjaan rumah pasca OTT. Lagi pula, kalau pun mutasi dan rotasi dipaksakan sekarang, toh yang memakai para pejabat tersebut bupati terpilih nanti," tandasnya.

Lili menilai, rotasi mutasi yang dilakukan jelang berakhirnya masa jabatan Yayat terbilang aneh. Logikanya, kata Lili, Yayat melakukan rotasi diawal menjabat jika memang berniat memperbaiki keadaan.

Ia berharap antara plt. bupati dengan seluruh pejabat di Pemkab Bandung Barat segera mencairkan suasana yang sudah tidak kondusif ini. Jangan sampai terjadi penyumbatan komunikasi di lingkungan birokrasi.

"Kalau memang SKPD dianggap tidak loyal, berarti ada faktor X. Seandainya pula proses mutasi dan rotasi on the track, tidak mungkin terjadi kejadian seperti sekarang. Coba saja tengok mutasi sebelum-sebelumnya, tak menimbulkan kegaduhan seperti sekarang," tuturnya. [jar]

Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00