Perumda Air Minum Tirta Girinata Percepat Pembangunan Reservoir Plangon

Ekbis  SELASA, 10 JULI 2018 , 22:06:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Perumda Air Minum Tirta Girinata Percepat Pembangunan Reservoir Plangon

H. Sofyan Satari, SE, MM

RMOL. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Girinata terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan konsumen. Salah satunya, dengan melakukan pembangunan reservoir atau gudang air baru di kawasan Kesenden.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Girinata kota Cirebon H. Sofyan Satari, SE, MM mengatakan, setelah pembangunan reservoir yang ada di kawasan Plangon berikut pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) nya, bukan berarti upaya peningkatan pelayanan Perumda Air Minum Tirta Girinata dinyatakan telah usai.

Akan tetapi, kata Ia, masih ada beberapa program peningkatan pelayanan terhadap para konsumen atau tugas-tugas lainnya, yang harus dilakukan. Diantaranya ialah melakukan pembenahan jaringan distribusi air. Dan jaringan distribusi ini tak bisa lepas dari adanya Reservoir.

"Distribusi pun perlu reservoir atau gudang penyimpanan air. Pembangunan reservoir di Kesenden itu diharapkan mampu menanggulangi atau melayani masyarakat kota Cirebon di wilayah utara," ungkap Sofyan Satari usai mengikuti rapat bersama Komisi II DPRD kota Cirebon, Selasa (10/7).

Menurut Pria yang akrab dipanggil Opang, untuk pendistribusian wilayah selatan sudah tertanggulangi. Begitu pula di wilayah timur. Adapun untuk kawasan pusat perkotaan juga sudah bagus.

"Termasuk 2 gudang air yang ada sekarang, yang ada di Gunung Sari nanti direvitalisasi. Kemudian gudang air di Parujakan nanti kita revitalisasi juga," tambahnya.

Opang menyebutkan, untuk standar pelayanan kebutuhan pokok air minum bersih, itu paling tidak harus ditopang dengan keberadaan Reservoir 25% dari kebutuhan sehari-hari.

"Idealnya kita itu punya 25% Gudang Air atau tempat penyimpanan air dari kebutuhan sehari-hari," sebutnya.

Sementara untuk saat ini, kata Opang, Perumda Air Minum Tirta Girinata baru memiliki sekitar 10-15 persen saja dari standar ketentuan. Dengan rincian, yang di Plangon sekitar 10% ditambah kapasitas tampung air di 2 reservoir (Gunung Sari dan Parujakan). Total sekitar baru ada 15%.

"Itu sudah relatif lumayan. Apalagi kalau yang di Kesendennya kita bangun. Mudah-mudahan bisa nambah," paparnya.

Opang mengaku, pembangunan Reservoir di kawasan Kesenden yang akan difungsikan untuk jaringan distribusi wilayah utara kota Cirebon, itu baru rencana jangka panjang.

Perumda Air Minum Tirta Girinata, jelas Opang, baru fokus pada pembangunan Reservoir yang ada di kawasan Plangon. Dan itu direncanakan tuntas akhir tahun 2018.

Memang, terang Opang, lahan yang di Kesenden sudah berstatus milik Perumda Air Minum Tirta Girinata, hanya saja ada sedikit kendala terutama mengenai peralihan pembiayaan yang semula dari air limbah kemudian diserahkan kepada pemerintah kota Cirebon.

"Yang di Kesenden dekat kolam Oksidasi dan lahannya pun sudah milik kita. Hanya kemarin pembiayaannya kan dari air limbah. Sementara air limbah nya mau diserahkan ke pemerintah kota. Sehingga perencanaan itu ingin kami sampai ke Pemkot untuk pembangunan Reservoir tersebut untuk pelayanan masyarakat wilayah utara kota Cirebon," tandasnya. [jar]

Komentar Pembaca
TNI AD Terima Delapan Helikopter Apache

TNI AD Terima Delapan Helikopter Apache

KAMIS, 17 MEI 2018 , 01:28:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

JUM'AT, 18 MEI 2018 , 04:31:00

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Arus Mudik di ASDP Merak