Terobsesi Pentagon AS, Bakesbangpol Jabar Kebut Pembangunan Bank Data

Ragam  RABU, 11 JULI 2018 , 17:07:00 WIB

Terobsesi Pentagon AS, Bakesbangpol Jabar Kebut Pembangunan Bank Data
RMOLJabar. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat, terus berusaha mewujudkan sebuah bank data yang berisikan informasi lengkap tentang kabupaten kota melalui sistem aplikasi informasi tekbologi yang sedang dirancang.

Obsesi ini tidak terlepas dari The Pentagon sebuah Gedung Departemen Pertahanan Amerikaa Serikat di Arlington, Virgina yang memiliki pusat data sangat canggih dan informasi lengkap tentang suatu negara.

"Bicara soal data saya pikir bahasa kerennya, sesuatu yang kita tidak bisa tolak lagi di zaman milenial sekarang dengan kemajuan teknologi informasi yang maju dan canggih," tandas Kepala Bakesbangpol Jawa Barat R. Ruddy Gandakusumah saat membuka Rapat  Pembangunan Sistem Informasi Bakesbangpol dengan tema sinkronisasi data Kesbangpol se Jawa Barat di Aula Pertemuan Hotel San Gria Lembang, Kabupaten Bandung, Rabu (11/7).

Terlebih lanjut Ruddy, posisi Kesbangpol merupakan mata dan telinga kepala daerah di tingkat kabupaten kota dan provinsi. Logikanya, sebagai mata dan telinga menjadi yang pertama kali melihat apapun yang terjadi di pelosok daerah masing-masing.

"Nomenklatur Kesbangpol bicara politik, ekonomi, sosial dan budaya yang tidak bisa lepas dari tupokai Kesbangpol sendiri," katanya.

Ruddy mengingatkan, khusus di Jawa Barat tidak ada kegiatan pembangunan apapun tanpa ada terwujudnya kondusifitas daerah. Bicara kondusifitas tidak bisa dilepaskan dari tupoksi yang dimiliki Kesbangpol kabupaten kota.

"Apapun kejadian di daerah hingga tingkat RT/RW serta latar belakang orang (penduduk) disana bisa terdeteksi dengan cepat dan tidak lama," katanya.

Lebih lanjut Ruddy mengatakan, pihaknya sudah merencanakan bantuan anggaran untuk Kesbangpol kabupaten kota di tahun 2019 mendatang. Karena bicara soal data, bukan hanya untuk kepentingan provinsi saja tapi kabupaten kota tersebut.

"Contoh nya, ketika Gubernur datang ke suatu daerah sudah tahu seluk beluk tentang daerah itu. Dari mulai budayanya, jumlah penduduknya serta lainnya. Karena ketika kepala daerah sudah mendapatkan informasi detail akan memudahkan komunikasi dengan masyarakat di daerah tersebut," tukasnya.

Ruddy berharap kedepannya, sistem aplikasi bank data Kesbangpol akan didukung oleh desk-desk yang didalamnya terdapat para ahli khusus menangani soal budaya, ekonomi, politik dan sosial.

Rapat sinkronisasi yang berlangsung sehari ini diikuti 54 orang peserra yang berasal dari instansi Kesbangpol di 27 kabupaten kota se Jawa Barat.

Adapun narasumber mendatangkan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mengenai pengelolaan dan pengarsipan data secara digital. [nie]









Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00