Tembus 2 Juta Pengunjung Dalam Setahun

Kunjungan Wisata Purwakarta Terbesar Di Jawa Barat

Webtorial  JUM'AT, 13 JULI 2018 , 10:38:00 WIB | LAPORAN:

Kunjungan Wisata Purwakarta Terbesar Di Jawa Barat
Dengan 45 destinasi wisata, grafik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Purwakarta terus mengalami peningkatan.

Di Jawa Barat, kabupaten yang terkenal dengan Air Mancur Sri Baduga-nya itu menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan. Menenpati rangking pertama.

"Kita kaget ketika Pemprov mengatakan bahwa Purwakarta terbesar dalam jumlah dikunjungi, apalagi peningkatannya terus menanjak setelah adanya air mancur," ujar Kabid Pariwisata Disporaparbu Purwakarta, Heri Anwar, Jumat (13/7).

Menurutnya, grafik peningkatkan kunjungan, sudah terlihat dari tiga tahun terakhir. Dibangunnya Taman Air Mancur Sri Baduga termasuk Museum digital pada masa Dedi Mulyadi. Mampu meningkatkan jumlah kunjungan.

Dalam setahun, kunjungan wisatawan ke Purwakarta terus meningkat dalam tahun 2017 saja jumlah wisatawan lebih dari 2 juta pengunjung.

"Ada dua juta wisatawan yang singgah ke Purwakarta ini potensi besar dan kita genjot terus fasilitasnya," kata Heri.

Diketahui, Jawa Barat merupakan salah satu tujuan utama wisatawan asing asal Timur Tengah. Hal tersebut dimanfaatkan Pemkab Purwakarta dengan meluncurkan konsep wisata halal.

"Sampai saat ini Wisman Timur Tengah menjadikan Jawa Barat sebagai primadona, kebanyakan mereka mengunjungi Ciater dan kebanyakan mereka menginapnya di Purwakarta," kata Heri.

Untuk menunjang wisata halal, Heri akan menggenjot fasilitas penunjang seperti, fasilitas beribadah hingga makanan. Menurutnya, wisman Timur Tengah termasuk wisatawan yang royal akan tetapi kritis terhadap fasilitas terutama dalam beribadah.

"Setiap hotel,tempat wisata harus di fasilitas beribadah seperti masjid atau mushola, bahkan disetiap kamar harus ada petunjuk kiblat hingga alat beribadah termasuk Al-Quran," katanya.

Bahkan kedepan disetiap tempat pariwisata dan hotel, disarankan memiliki pengingat untuk beribadah hal itu merupakan salah satu penunjang dalam membangun konsep wisata halal, termasuk jenis makanan.

"Kalau makanan harus ada label halal dan dipisahkan dengan wisatawan asing yang non muslim, kedepan juga disetiap tempat wisata ada pengingat beribadah ketika memasuki waktu salat lima waktu," ujar Heri.

Konsep wisata Halal sendiri, menurutnya akan terus digalakan, bahkan Bidang Pariwisata terus mensosialisasikan kepada hotel, pengelola wisata hingga travel agent.

Di Purwakarta sendiri, Wisatawan asing yang mendominasi masih dari Asia Barat seperti, Tiongkok, Jepang dan Korea akan tetapi semakin meningkatnya wisatawan Timteng, Heri akan terus mensosialisasikan wisata halal.

"Kita terus doyong upaya tersebut,bahkan kita sudah mensosialisasikan,untuk hari ini terbesar wisman dari Asia Barat seperti Jepang, Tiongkok dan Korea tetapi meningkatnya kedatangan wisman Timteng dan kebanyakan menginap disini kita terus genjot wisata halal di Purwakarta," tandasnya. Adv/RMOLJabar



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00