Antar Jemput Siswa, Sekolah Ini Siapkan Perahu

Pendidikan  SELASA, 17 JULI 2018 , 14:56:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Antar Jemput Siswa, Sekolah Ini Siapkan Perahu
RMOLJabar. Satu-satunya SMA di Kecamatan Sukasari, Purwakarta itu berdiri sejak tahun2013 lalu. PPDB tahun ini tak lebih dari 80 siswa diterima di SMAN 13 Purwakarta itu.

Untuk menuju sekolah yang berada di ujung barat Kabupaten Purwakarta, pihak sekolah menyediakan sebuah perahu. Yang juga digunakan untuk antar jemput para siswa.

Kepala SMAN 13 Purwakarta, Ahmad Rivai mengatakan, seperti pada tahun ajaran ini tercatat  jumlah siswa baru yang mendaftar hanya sebanyak 75 orang, padahal jumlah lulusan SMP di Kecamatan Sukasari mencapai 200 orang.

"Sudah enam tahun berdiri jumlah siswa baru di sekolah kami paling banyak 80 siswa," Ahmad kepada awak media, Senin (17/7).

Menurutnya, berbagai upaya sudah dilakukan pihaknya menarik minat lulusan SMP untuk masuk ke SMAN ini termasuk melakukan sosialisasi ke tiap desa yang ada di Kecamatan Sukasari.

"Namun belum membuahkan hasil. minat anak usia sekolah utuk melanjutkan jenjang pendidikan ke SMA di Kecamatan Sukasari masih rendah," katanya.

Tidak tersedianya transportasi umum dan jarak yang jauh adalah salah satu alasan membuat anak-anak di wilayah tersebut enggan melanjutkan sekolah ke tingkat SMA.

"Kalau anak-anak yang deket dengan sekolah SMA ini, seperti Desa Kertamanah itu banyak yang meneruskan, namun untuk Desa yang jaraknya jauh dengan sekolah SMA ini sepert Desa Ciririp, Desa Sukasari dan Desa Parungbanteng itu banyak anak yang enggan meneruskan sekolah ke tingkat SMA," ucapnya.

Karena jarak yang jauh, lanjut dia, ada siswa-siswi yang harus menggunakan perahu menuju sekolah.

"Kami sediakan perahu untuk mengantar jemput mereka untuk pergi ke sekolah, namun jumlah perahu yang kami miliki cuma satu buah dan itu harus digunakan antar jemput 35 siswa, sedangkan daya angkut perahu cuma untuk 15 orang dalam sekali jalan. Karena keterbatasan perahu tersebut, jadi siswa-siswi yang lain harus nunggu dulu," tuturnya.

Sementara, salah seorang siswi kelas 3 SMAN 13 Purwakarta, Siti Nuraeni (18) mengaku, selama hampir tiga tahun dirinya menggunakan transportasi perahu untuk ke sekolah SMA, jika menggunakan jalur darat jauh dan tak ada transportasi umum.

"Kalau pake jalan darat jauh pak, saya lebih baik pake perahu aja. Namun harus nunggu antrian, karena perahu milik SMA cuma satu. Sedangkan kalau pake perahu yang lain ongkosnya lumayan mahal pak, bisa Rp 10 ribu untuk sekali jalan saja," ujar Siti. [bon]

Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
BENANG MERAH (EPS.151): Tak Ada Paslon Yang Tak Retak