Karier Digembosi, Atlet Paralympic Kembali Nginap di PN Bandung

Peristiwa  KAMIS, 19 JULI 2018 , 15:39:00 WIB | LAPORAN: LANNIE RACHMAN

Karier Digembosi, Atlet Paralympic Kembali Nginap di PN Bandung
RMOLJabar. Sebanyak enam atlet Paralympic asal Jabar yang meraih medali Peparnas XV dimatikan karirnya oleh pengurus National Paralympic Commitee of Indonesia (NPCI) Pusat sehingga tidak diikutsertakan di Asian Paragames 2018.

Mereka pun berharap penderitaan yang dialami itu menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Para atlet sejauh ini sudah berusaha memperjuangkan nasibnya dengan melayangkan gugatan di Pengadilan Negeri Bandung.

Mereka menggugat Ketua/Sekjen NPCI Pusat, Ketua/Sekjen NPCI Jabar dan Pemprov Jabar. Namun hingga memasuki sidang mediasi ke-5, Kamis (19/7/2018), para tergugat tak pernah menghadirinya.

"Sekarang ini sudah sidang mediasi yang kelima kalinya. Yang menjadi problem adalah ketidakhadiran para pihak tergugat. Mereka sepertinya tidak memiliki itikad baik untuk hadir," ujar juru bicara penggugat, Andri P Kantraprawira, di Pengadilan Negeri Bandung, Jln. L. L. R. E Martadinata, Kamis (19/77/2018).

Andri juga menyayangkan, hingga kini Pj Gubernur Jabar, Mohamad Iriawan belum juga menunjuk kuasa hukum untuk Pemprov Jabar. Ia menilai hal itu sangat memalukan.

Padahal para atlet awalnya sangat berharap agar Iriawan bisa menjembatani masalah tersebut agar sampai ke telinga Presiden Jokowi.

"Padahal kami sangat berharap. Karena kondisinya seperti ini, kami pun akan menginap di PN Bandung sampai Pj Gubernur Jabar menemui kami," tutur Andri.

Dari pantauan, para atlet yang menggugat datang didampingi rekan-rekannya. Mereka pun melakukan orasi di depan PN Bandung sambil membawa spanduk bertuliskan "Bapak Jokowi kami menuntut bertemu dengan Bapak Presiden. Kami mampu berprestasi seperti M. Zohri di Asian Paragames".

Salah seorang atlet dalam orasinya sempat menyinggung soal sikap NPCI dan pemerintah yang seolah lepas tangan dan tak menghiraukan nasib atlet binaannya.

"Kami memang buta mata, tapi tidak buta hukum. Kalian kenapa buta hati? Kami disini berdiri untuk menuntut hak yang dijanjikan. Kami ingin tegakkan tongkat keadilan," teriaknya.

Saat ini, orasi para atlet sudah selesai. Mereka kini sedang duduk-duduk di halaman lobi PN Bandung dan berencana untuk menginap. [nie]





Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00