Deportasi Jalan Terakhir Pemulangan Korban Human Trafficking

Hukum  JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 19:48:00 WIB | LAPORAN:

Deportasi Jalan Terakhir Pemulangan Korban Human Trafficking

Ist/Net

RMOLjabar. 11 Korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang berada di dua Provinsi di China, yakni di Yunan dan Shensen masih berada dalam pengawasan KBRI Indonesia.

Pihak Polda Jabar melalui Direskrimum Kombes Umar Surya Fana, akan memulangkan para korban TPPO tersebut.

"Kami akan memulangkan para korban, itu menjadi fokus kami saat ini, dan koordinasi dengan Kemenlu serta Imigrasi terus kita lakukan," jelas Direskrimum Polda Jabar, Jumat (3/8).

Umar menambahkan, kendala saat ini untuk memulangkan yakni dokumen visa yang dimiliki para korban.

"Jadi mereka ini punya visa bukan untuk khusus nikah, perjanjian dua negara dalam pernikahan, mengharuskan ada visa nikah. Para korban juga harus melapor ke KBRI Indonesia di China, sehingga jelas para korban melanggar," jelasnya.

Dengan kondisi seperti itu, meski harus menggunakan cara yang naif atau ekstrim dengan mendeportasi aman kita lakukan.

"Jika dianggap deportasi bisa memulangkan mereka, maka akan kita pulangkan dengan deportasi," jelasnya. [aga]

Komentar Pembaca