Kasus Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur Berhasil Diungkap Polda Jabar

Hukum  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 19:11:00 WIB | LAPORAN: FARAN

Kasus Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur Berhasil Diungkap Polda Jabar
RMOLJabar.  Polda Jabar berhasil mengungkap kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, dengan modus berkenalan di media sosial facebook.

FS (26) yang berprofesi sebagai pengangguran ini, diamankan tim PPA Polda Jabar, setelah menerima laporan dari orang tua korban GSP (13) Mei 2018 lalu.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menjelaskan, kasus ini terungkap, karena adanya video porno yang diterima orangtua korban dari pelaku.

"Jadi pelaku FS ini berkenal dengan GSP yang masih duduk di bangku sekolah SMP, lalu singkat cerita FS ini mengajak ketemu GSP. Dari situ mereka berdua dekat, dan akhirnya FS mengajak GSP ke rumahnya," jelas Kapolda Jabar, kepada wartawan, jumat (10/8).

GSP saat diajak FS, dijanjikan akan dinikahi jika mau berhubungan intim dengan FS.

"Dengan rayuan maut tersebut, akhirnya GSP mau berhubungan intim dengan FS, tanpa sadar setelah dua bulan kejadian berhubungan intim, orang tua GSP menerima video porno anaknya," jelasnya.

Dari situ, orang tua korban melaporkan ke Polisi, perihal pencabulan dan penyebaran video porno.

"Kami selidiki, dan kami berhasil tangkap tersangka awal Agustus lalu, dan melakukan pendalaman atas kasus ini," paparnya.

Kini pelaku yang mendekam di sel Direskrimum Polda Jabar, dijerat pasal pencabulan dan atau persetubuhan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 juncto Pasal 76D dan atau Pasal 82 Jo Pasal 76E UU Nomor 17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 11/2008tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Pelaku terancam hukuman 8 tahun untuk pencabulan anak di bawah umur dan 6 tahun penjara untuk kasus penyebaran video melalui media sosial berdasarkan UU ITE," pungkas Kapolda. [son]

Komentar Pembaca
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 19:00:00